Antisipasi Penyebaran Covid-19, Pertamina Semprot Disinfektan di SPBU

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – PT Pertamina (Persero) kembali melakukan penyemprotan disinfektan di area Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umun (SPBU) di Sulawesi. Ini dilakukan untuk mencegah penularan pandemi Covid-19 sehingga proses pengisian bahan bakar minyak bisa berjalan lanacar.

Hal ini perlu dilakukan, melihat di area SPBU merupakan lokasi tempat publik yang paling banyak dikunjungi. Selain itu, penyemprotan disinfektan juga dilakukan agar petugas SPBU terbebas dari paparan Covid-19.

Unit Manager Communication & CSR Marketing Operation Region (MOR) VII PT Pertamina (Persero), Hatim Ilwan mengatakan, kini hampir semua SPBU di Sulawesi telah disemprot disinfektan. Bahwa sejak awal, Pertamina telah menginstruksikan kepada pengusaha SPBU untuk melakukan penyemprotan disinfektan untuk area SPBU-nya masing-masing. 

“Penyemprotan cairan disinfektan di area SPBU ini merupakan salah satu bentuk usaha yang dilakukan Pertamina untuk mencegah penyebaran Covid-19 lebih luas lagi,” ujarnya, Rabu (1/4).

Beberapa lokasi SPBU yang telah dilakukan disinfeksi oleh Pertamina adalah di SPBU 74.901.15 Samratulangi dan SPBU 71.902.02 Kota Makassar Sulsel. Disinfeksi juga dilakukan di beberapa SPBU di wilayah Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Gorontalo, dan Sulawesi Utara.

Selain disinfeksi area SPBU, Pertamina juga melakukan disinfeksi di area kantor dan Rumah Dinas Pekerja (RDP). Pertamina juga memberikan bantuan ke rumah sakit sebagai bentuk perhatian kepada tim medis yang berjuang menyembuhkan pasien Covid-19. 

“Pertamina MOR VII ke depannya akan memberikan bantuan berupa sarana cuci tangan yang akan ditempatkan di titik-titik tertentu sehingga bisa dimanfaatkan masyarakat untuk menjaga kebersihan tangan yang merupakan salah satu media utama penyebaran Covid-19,” terangnya.

Hatim berharap usaha yang dilakukan Pertamina bisa memberikan dampak pada upaya pencegahan guna mengurangi penyebaran Covid-19. Dengan harapan pandemi ini segera berakhir. (tam)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : rasid alfarizi

Comment

Loading...