AUHM Minta Pemkot Makassar Perpanjang Masa Penutupan Usaha Hiburan

Rabu, 1 April 2020 00:07

Ketua AUHM, Zulkarnaen Ali Naru

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Merespons status darurat bencana penyebaran wabah virus corona (Covid-19) di Kota Makassar, Badan Pengurus Asosiasi Usaha Hiburan Makassar (AUHM) meminta kepada Pemkot Makassar untuk memperpanjang masa penutupan usaha-usaha hiburan di Kota Makassar.

Hal itu diungkapkan Ketua AUHM, Zulkarnaen Ali Naru. Menurutnya, perpanjangan masa penutupan usaha-usaha hiburan di Kota Makassar, sebagaimana surat edaran yang sebelumnya dikeluarkan oleh Pemkot Makassar Nomor 2152/S.EDAR/045/1/DISPAR/III/2020.

“Surat edaran itu, mengenai penutupan sementara kegiatan operasional industri pariwisata dalam upaya kewaspadaan terhadap penularan infeksi cirus Corona, yaitu hanya sampai pada tanggal 5 April 2020 menjadi hingga tiga hari setelah Hari Raya Idul Fitri 1441 H,” beber Zulkarnaen, Rabu, (01/04/2020).

Pihaknya, beber Zulkarnaen, meminta agar Pemkot Makassar segera mengeluarkan surat edaran baru tentang perpanjangan masa penutupan tersebut, sekaligus dengan penutupan usaha-usaha hiburan terkait Bulan Suci Ramadhan 1441 H/tahun 2020.

Tak hanya itu, dia juga mengimbau kepada seluruh pelaku usaha atau pengusaha agar menyelesaikan perhitungan gaji pekerja dan karyawannya sebelum memasuki bulan suci Ramadan, yaitu minimal tiga hari sebelum penetapan awal Ramadhan.

“Kami mengharapkan kerja sama semua pelaku usaha maupun pengusaha hiburan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan kepada seluruh pekerja dan karyawannya,”bebernya.

Terkait kebijakan Pemkot Makassar terhadap kepentingan para pengusaha dan karyawan, kata Zulkarnaen, akan dibicarakan kemudian dalam waktu dekat, baik itu terkait dispensasi pajak maupun hal lain yang telah menjadi komitment Pemkot Makassar.(bs/eds)

Bagikan berita ini:
6
9
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar