Kalau Dibuang Chelsea, Willian “Ancam” ke Arsenal atau Spurs

Rabu, 1 April 2020 11:12

Willian/Clive Mason/Getty Images

FAJAR.CO.ID, LONDON—Penyerang sayap Brasil, Willian memberi lampu hijau kepada Arsenal dan Tottenham Hotspur untuk mengontraknya. Ia menegaskan akan berusaha bertahan di Premier League jika dibuang Chelsea musim panas nanti.

Willian sudah tampil lebih dari 300 penampilan sejak bergabung dengan klub London Barat itu pada tahun 2013. Selama di Stamford Bridge, ia memenangkan dua gelar Premier League, Liga Eropa dan Piala FA.

Tapi, Chelsea sejauh ini belum memberikan tawaran untuk pembaharuan kontraknya yang berakhir di akhir musim. Makanya, Arsenal dan Tottenham mulai dikaitkan dengan Willian dan sang pemain mengakui akan tetap di Inggris meski tak lagi dibutuhkan Chelsea.

“Keinginan saya adalah tetap di Premier League. Tapi saya tidak mengesampingkan bermain di liga lain, tidak. Saya akan bermain sampai akhir musim dan melihat apa yang terjadi. Saya sangat terbiasa dengan Inggris,” kata Willian kepada ESPN.

Sejauh ini, tidak ada masalah antara Willian dan Manajer Chelsea, Frank Lampard. Semenjak Lampard mengambil kendali klub, William tetap menjadi pilihan utama. Ia pun berkontribusi besar membantu Chelsea tetap di empat besar sebelum musim ditangguhkan karena virus corona.

“Sangat bagus, saya benar-benar menikmatinya. Sejak awal, dia memberi saya banyak kepercayaan diri. Ketika Anda memiliki pelatih yang memiliki kepercayaan diri dan membuat Anda merasa penting, itu membantu kinerja Anda. Pemain membutuhkan ini,” tegasnya.

Sementara itu, legenda Premier League, Rio Ferdinand yakin Manajer Arsenal, Mikel Arteta harus membeli pemain anyar untuk membangun timnya. Menurutnya, Arteta butuh pemain baru, khususnya di posisi gelandang.

“Sungguh Anda seharusnya melihat bagian tengah. Mereka seharusnya sudah mencari pemain di possisi itu selama 10 tahun terakhir dan mereka belum melakukannya dengan benar,” kata Ferdinand di Instagram Live. (amr)

Bagikan berita ini:
9
3
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar