Konsumsi Kunyit Bisa Turunkan Berat Badan, Ini Penjelasannya

FAJAR.CO.ID– Kunyit sudah lama dikenal bermanfaat sebagai pengobatan tradisional karena memgandung curcumin, senyawa yang memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi yang kuat. Studi terbaru menunjukkan bahwa kunyit dapat berperan dalam penurunan berat badan.

Dilansir dari Healthline, Rabu (1/4), penelitian terbaru telah meneliti peran kunyit dalam penurunan berat badan. Faktanya, studi laboratorium menunjukkan bahwa curcumin dapat menekan inflamasi tertentu yang berperan dalam obesitas.

Penelitian pada hewan menunjukkan bahwa senyawa ini dapat menurunkan berat badan, mengurangi pertumbuhan jaringan lemak, mengurangi kenaikan. berat badan kembali, dan meningkatkan sensitivitas terhadap hormon insulin. Terlebih lagi, sebuah penelitian 30 hari pada 44 orang yang sebelumnya tidak berhasil menurunkan berat badan, menemukan bahwa suplemen kunyit dua kali sehari dengan 800 mg curcumin dan 8 mg piperine membuat penurunan yang signifikan. Hal itu terlihat pada indeks massa tubuh (BMI), dan lingkar pinggang dan pinggul.

Piperine juga senyawa yang terkandung dalam lada hitam yang dapat meningkatkan penyerapan curcumin hingga 2.000 persen. Selain itu, sebuah ulasan dari 21 studi di lebih dari 1.600 orang menghubungkan asupan curcumin dengan penurunan berat badan, BMI, dan lingkar pinggang. Sebab kunyit mengatur metabolisme tubuh.

Meski begitu, penelitian saat ini masih belum banyak dilakukan pada manusia. Secara umum, kunyit dan curcumin dianggap aman.

Penelitian jangka pendek menunjukkan bahwa mengonsumi 8 gram curcumin per hari berisiko kecil terhadap kesehatan, meskipun diperlukan studi jangka panjang. Namun, ada beberapa peringatan bagi mereka yang sebaiknya tidak mengonsumsi kunyit. Siapa saja?

  1. Orang dengan Gangguan perdarahan
    Kunyit dapat menghambat pembekuan darah, yang dapat menyebabkan masalah pada orang dengan gangguan perdarahan.
  2. Ibu Hamil dan Menyusui
    Perhatikan bahwa tidak ada bukti yang cukup tentang keamanan suplemen ini untuk wanita hamil atau menyusui. Karena itu, mereka harus menghindarinya.
  3. Sedang Minum Antibiotik
    Curcumin juga dapat berinteraksi dengan banyak obat, termasuk antikoagulan, antibiotik, obat kardiovaskular, antihistamin, dan obat kemoterapi. Konsultasikan dengan dokter sebelum meminum kunyit. (jpc/fajar)
Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hamsah Umar

Comment

Loading...