Marak Penolakan Jenazah, Legislator Dorong Pemkot Siapkan Pemakaman Khusus Corona

Rabu, 1 April 2020 21:07

Abdul Wahab Tahir.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Peristiwa penolakan jenazah pasien Covid-19 terjadi di sejumlah daerah, salah satunya di Makassar.

Sejak virus ini menjangkiti Makassar, setidaknya ada dua kasus penolakan pemakaman pasien corona terjadi.

Kasus pertama menimpa seorang pasien dalam pengawasan (PDP) asal Kabupaten Gowa, harus dimakamkan di lokasi lain karena ditolak warga di Kecamatan Manggala, Makassar. Kasus kedua terjadi di Antang, yang mana ratusan orang kembali memblokade pintu masuk pemakaman Pannara.

Insiden ini terjadi lantaran kekhawatiran berlebihan warga jika jenazah terinfeksi Corona dimakamkan di lingkungannya akan berdampak buruk bagi kesehatan warga sekitar.

Terkait peristiwa tersebut, Ketua Komisi D DPRD Kota Makassar, Wahab Tahir memberi tanggapannya dan menegaskan bahwa peristiwa tersebut sangat tragis dan menyedihkan.

“Peristiwa itu sangat menyedihkan dan tragis. Seharusnya pemerintah hadir mengedukasi rakyat bahwa pemakaman jenazah positif corona punya SOP dan harus segera dimakamkan,” jelas Wahab Tahir kepada fajar.co.id, Rabu (01/04/2020).

Edukasi dan sosialisasi terhadap warga merupakan suatu keharusan agar semua pihak memahami bahwa pandemik ini adalah bencana nasional.

Bagikan berita ini:
10
9
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar