PON Papua Ditunda, Amure: Semangat Atlet Harus Dijaga

Andi M Ramly Rapat Panja PON Komisi X DPR RI melalui aplikasi rapat online. (Istimewa)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Komisi X DPR RI baru saja menggelar rapat internal untuk membahas berbagai masalah di bidang olahraga dan pendidikan, Rabu (1/4/2020).

Rapat yang digelar virtual itu merekomendasikan kepada pemerintah untuk menunda pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua. Seyogyanya, PON Papua akan digelar 20 Oktober hingga 2 Desember mendatang.

“Barusan agenda rapat soal PON Papua sudah selesai dibahas. Kita meninjau secara holistik, dan hasilnya Komisi X dan semua fraksi sepakat mengusulkan kepada Pemerintah agar PON Papua ini ditunda,” kata anggota Komisi X DPR RI, Andi Muawiyah Ramly.

Terkait jadwal kapan PON di Bumi Cendrawasih akan digelar. DPR RI menyerahkan sepenuhnya ke Menpora dan Gubernur Papua serta organisasi olahraga terkait.

“Kami dari Panja PON Papua Komisi X, yang secepat mungkin akan mengakhiri tugas-tugasnya berharap agar sedapat mungkin venue-venue yang sudah dan sedang dibangun di Papua tetap dirawat sebaik-baiknya, jangan sampai sudah rusak sebelum dipakai,” jelas Amure, sapaan akrab Andi Muawiyah Ramli.

Tak hanya itu, politisi PKB asal Sulsel ini juga menekankan setiap daerah dan pengurus cabang olahraga untuk memperhatikan atlet. Terutama semangat atlet tetap terjaga akibat penundaan PON XX.

“Kita mencari solusi agar para atlit yang selama ini sudah latihan, tetap latihan dari tempatnya masing-mading dan tidak demoralisasi karena penundaan ini,” ungkap Andi Ramly kepada Fajar.co.id.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar