Detik-detik Bupati Banyumas Ngamuk, Mau Gali Kuburan Mayat Pasien Corona

Kamis, 2 April 2020 09:09

Bupati Banyumas Achmad Husein.

FAJAR.CO.ID, BAYUMAS — Bupati Banyumas Achmad Husein mengamuk di hadapan warga Desa Tumiyang, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Dia kesal karena warga tidak mau menguburkan mayat pasien virus corona di desa tersebut.

Bahkan ambulans yang membawa jasad pasien juga dihadang warga. Aksi penolakan warga tersebut membuat Achmad Husein meradang. Kemarahan Achmad Husein tersebut terekam dalam video dan viral di media sosial.

Dengan mengenakan jas hazmat dan masker, ia turun tangan langsung ke lokasi. Di hadapan warga, Achmad Husein berusaha menenangkan warga yang ketakutan akan terinfeksi corona karena ada pasien corona meninggal yang dikubur di wilayah itu.

Baca Juga: Bupati Banyumas Pimpin Langsung Penggalian Kuburan Pasien Corona

“Saya bupati gali sendiri dan saya berani duduk di atas peti. Karena saya tahu persis virusnya nggak ada,” kata Achmad Husein sambil berteriak, Rabu (1/4/2020).

Berulang kali, Achmad Husen menjelaskan di hadapan warga bahwa virus corona sudah tidak ada lagi di tubuh mayat. Bahkan, ia juga turun tangan langsung ikut menggali kuburan untuk pasien.

“Virus itu adanya di orang hidup, bukan orang mati. Saya gali sendiri,” tegas Achmad Husein.

Meski demikian, warga tetap ngotot menolak penguburan pasien corona yang telah meninggal. Warga tidak ingin daerahnya terkontaminasi virus corona.

Komentar


VIDEO TERKINI