Ijab Kabul, M Ifan Saifuddin dan Miftahul Firdaus Pakai Tali

Kamis, 2 April 2020 15:44

Prosesi akad yang biasanya menggunakan jabat tangan diganti dengan tali berwarna putih. (Anggi Fridianto/Jawa Pos Radar ...

FAJAR.CO.ID, JOMBANG– Pademi korona (Covid-19) tak menjadi penghalang M Ifan Saifudin dan Miftahul Firdaus melangsungkan akad di Dusun/Desa Sumberjo, Kecamatan/Kabupaten Jombang. Meski deg-degan, tapi prosesi akad berjalan lancar.

Jika akad umumnya dihadiri banyak orang dengan raut wajah bahagia, yang terlihat kemarin (1/4) justru sangat sunyi. Satu per satu saksi dan kedua pengantin memasuki ruang akad yang berlangsung di musala setempat.

Mereka diwajibkan mengenakan masker, memakai hand sanitizer, serta diminta duduk berjarak sesuai protokol yang dianjurkan pemerintah. Yang unik, ada sebuah benang putih sepanjang 60 centimeter di meja akad. Benang itu ternyata sebagai media pengganti berjabat tangan.

Benang dipegang penghulu dan pengantin laki-laki yang akan melangsungkan ijab kabul. Sebelum akad dimulai, pengantin laki-laki terlebih dahulu dilatih untuk mengucapkan lafal akad, agar tak salah saat prosesi ijab berlangsung.

Hasanuddin, Kepala KUA Kecamatan Jombang mengatakan pernikahan dalam situai badai Covid-19 ada beberapa hal yang tidak biasa dilakukan. Pertama, sesuai anjuran Kemenag RI akad nikah boleh dilakukan asalkan tetap menjalankan prosedur tetap. Diantaranya, jumlah orang yang hadir dibatasi, duduk berjarak, menggunakan hand sanitizer dan lainnya.

”Termasuk mennggunakan sarung tangan dan masker,” ujar dia. Sedangkan untuk penggunaan benang sebagai media pengganti jabat tangan adalah upaya untuk menjamin keselamatan bersama. Apalagi ditengah pandemi Covid-19 kontak fisik seperti salaman, cium tangan tidak diperbolehkan. ”Kita memakai tali sebagai pengingat agar saat prosesi akad yang bersangkutan, langung menjawab tanpa jeda,” tambahnya.

Komentar


VIDEO TERKINI