Imbau Warga Tak Menolak Jenazah Covid-19 Dimakamkan, KNPI: Itu Mati Syahid

Kamis, 2 April 2020 19:59

KNPI Sulsel

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Selatan meminta masyarakat untuk tidak menolak pemakaman korban diduga atau positif terpapar Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Ketua Bidang Keagamaan KNPI Sulsel, Ridho, mengatakan, wabah penyakit Covid-19 ini hingga proses pemakaman korban ditangani oleh petugas medis yang sangat profesional. Ia pun menyesalkan saat ini banyak terjadi penolakan warga terhadap jenazah pasien Covid-19.

“Berarti akan sedikit yang melayat yang menyolatkan jenazahnya, bahkan keluarganya pun tak boleh dekat mayat, tak boleh ikut menguburkan kecuali melihat dari jauh. Sebab, semua prosesi jenazah harus dilakukan tim medis yang terlatih sesuai aturan yang ada, seperti itu mekanismenya. Tetapi jangan ditolak jenazahnya,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa setiap orang yang meninggal terkena wabah maka insyaAllah meninggal dalam keadaan syahid. Ridho juga menyebutkan tiga hadis yang menegaskan syahidnya orang yang meninggal karena wabah.

Tiga hadis tersebut, yakni hadis riwayat Abu Daud Nomor 2704, Bukhory 615, dan Nasai 1846. Nabi Muhammad SAW bersabda ‘mati syahid selain gugur di jalan Allah (dalam majelis ilmu atau perang), meninggal karena terkena penyakit thaun (wabah), dan tenggelam’.

“Mati karena sakit radang selaput dada, meninggal karena sakit perut, meninggal karena terbakar, wafat terkena reruntuhan dan wanita muslimah yang meninggal dalam keadaan hamil atau ketika melahirkan adalah syahid,” katanya.

Komentar


VIDEO TERKINI