Keluarlah, Jangan Mati di Dalam Sel

Kamis, 2 April 2020 09:05

FAJAR.CO.ID, LAMPUNG — Balai Konservasi Sumber Daya Alam Bengkulu menggelar kegiatan pelepasliaran 56 ekor burung dilindungi di kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), Lampung Selasa (31/3).

Adapun jenis burung yang dilepas di antaranya cica daun dahi emas tiga ekor, cica daun kecil satu ekor, cica daun besar 13 ekor, tangkaruli sumatera dua ekor, takur api delapan ekor, serindit melayu 17 ekor, betet ekor panjang enam ekor, dan ekek layongan satu ekor.

Selain itu, ada pula burung yang tidak dilindungi antara lain cica kopi melayu satu ekor, brinji gunung satu ekor, dan kacembang gadung tiga ekor.

Plt Kepala Balai Besar TNBBS Ismanto mengatakan, dalam situasi penanggulangan corona atau covid-19, kesejahtaraan satwa untuk layak hidup bebas di alam jangan sampai terlupakan.

Ismanto juga menyampaikan, pihaknya telah melakukan kajian terlebih dahulu untuk lokasi pelepasliaran di TNBBS ini. Salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam penentuan lokasi adalah ketersedian pakan, air dan pelindung, serta keamanan dari jangkauan manusia.

“Keberadaan burung-burung ini juga penting bagi kawasan hutan, burung membantu proses penyerbukan bunga menjadi buah, menyebarkan biji, juga mengendalikan serangga yang menjadi hama, dan nilai eksistensi lainnya,” kata Ismanto.

Dia menuturkan, satwa burung tersebut telah menjalani proses rehabilitasi di JSI-JAAN Lampung, yang merupakan hasil sitaan.

Komentar


VIDEO TERKINI