Pasar Lakessi Ditutup, Pedagang: Kami Bisa Mati Bukan Oleh Covid-19, Tapi Kelaparan

Pedagang Pasar Lakessi di Gedung DPRD Parepare. (sua/fajar)

FAJAR.CO.ID, PAREPARE – Polemik terkait penutupan Pasar Lakessi, di tengah mewabahnya virus corona terus berlanjut. Tak sedikit pedagang, tak terima kalau lokasi merekamencari nafkah ditutup.

DPRD Parepare, juga sudah angkat bicara. Mereka mendesak Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Parepare, agar pasar khususnya Pasar Lakessi jangan ditutup.

Pemkot Diminta mendengarkan keluh kesah warga. Dan terpenting jaminan bagi para pedagang bisa menjaga diri dan tidak terpapar virus mematikan ini.

Kalau pasar ditutup, hampir bisa dipastikan bakal semakin mempersulit perekonomian mereka. Apalagi tidak ada subsidi.

“Tidak ditutup saja, sudah sepi. Apalagi kalau mau ditutup. Tidak ada harapan, ” keluh Ketua Kerukunan Keluarga Penjual (KKP), Muhammad Ilyas, Kamis (2/4/2020).

“Dan kalau ditutup kami bukan mati karena virus, tetap karena kelaparan. Jadi, jangan ditutup!,” sambungnya.

Kepala UPT Pasar Lakessi Parepare, Cica menjelaskan, penutupan pasar ini bukan tanpa dasar. Ini adalah berdasarkan surat edaran dari Gubernur Sulsel.

Beruntungnya, dalam surat edaran tersebut pada poin 13, disebutkan pemerintah setempat bisa tak menerapkannya himbauan ini dengan berbagai dasar pertimbangan.

“Okey, kalau memang seperti itu yang diminta oleh pedagang dan anggota DPRD, yah kita coba ikuti. Dan pastinya harus betul-betul clear dan jaga kebersihan,” tutupnya. (sua/fajar)

Komentar

Loading...