Penanganan Corona, Pak Jokowi, Bisa Lebih Tegas Lagi Enggak ke Anak Buahnya?

Kamis, 2 April 2020 21:42

Presiden Joko Widodo

FAJAR.CO.ID,JAKARTA– Anggota Komisi V DPR RI Irwan Fecho meminta Presiden Jokowi lebih tegas dalam menertibkan jajaran kementerian dan lembaga agar satu suara dalam melaksanakan kebijakan penanganan virus corona.

Hal ini disampaikan Irwan, karena menilai antarkementerian dan lembaga pemerintah kerap membuat masyarakat bingung dengan kebijakan yang dibuat.

Terbaru adalah terkait penyetopan operasional transportasi publik di Jabodetabek.

Di satu sisi Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPJT) Kementerian Perhubungan mengeluarkan kebijakan berupa rekomendasi pembatasan penggunaan moda transportasi di Jabidetabek.

Namun kebijakan ini dianulir oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi pimpinan Luhut Binsar Panjaitan.

“Koordinasi pemerintah buruk dalam penanganan COVID-19 sampai saat ini. Baik antarkementerian ataupun hubungan antara pemerintah pusat dan daerah. Kondisi ini menimbulkan kebingungan dan ketidakpastian di masyarakat, mau dibawa ke mana penanganan corona ini oleh pemerintah,” kata Irwan, Kamis (2/4) malam.

Legislator asal Kalimantan Timur itu mengatakan, pemerintah pusat pun hampir kehilangan kepercayaan oleh pemerintah daerah karena kelambanan penanganan. Banyak pemerintah daerah membangkang keputusan pemerintah pusat.

Bahkan sistem administrasi pemerintahan serasa sudah tidak diindahkan lagi. Bagaimana bisa sebuah surat edaran resmi kementerian perhubungan bisa dibatalkan oleh pernyataan lisan jubir tanpa pencabutan surat edaran.

Hal tersebut menurut Irwan tidak akan terjadi bila Presiden Jokowi bersikap tegas. “Ya presidennya harus tegas. Atur anak buahnya agar sinergis. Terintegrasi. Pak Jokowi contohkan langsung,” ucap ketua DPP Partai Demokrat demisioner ini.

Bagikan:

Komentar