Pulang Kampung ke Maros, 130 Orang Nelayan dari Kalsel Diminta Isolasi Mandiri

Nelayan dari Kalsel tiba di Maros.(rin/fajar)

FAJAR.CO.ID, MAROS — Sebanyak 130 orang warga Desa Pajukukang yang merantau ke Kalimantan Selatan kembali tiba di kampung halamannya di Desa Pajukukang, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, Kamis (2/4/2020).

Mereka tiba dengan menggunakan delapan kapal dan empat perahu jolloro di tambatan perahu Parasangang Beru, Desa Pajukukang, Kecamatan Bontoa.

Ketua Tim Gugus Depan Darurat Covid-19 Desa Pajukukang, Rahmat Nur mengatakan untuk hari ini ada delapan kapal dan empat perahu jolloro yang baru saja tiba. “Kapala dan jolloro ini membawa sekitar 130 orang penumpang,” sebutnya.

Dia menjelaskan jika warga yang baru saja tiba ini merupakan warga Desa Pajukukang yang merantau di Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan.

Sebelum kembali ke rumah masing-masing warga yang baru tiba ini tidak diperkenankam meninggalkan kapal sebelum dilakukan pemeriksaan.

“Yang dilakukan oleh tim Gugus Darurat Covid 19 Desa Pajukukang adalah penyemprotan cairan disinfektan di muara Panaikang Desa Pajukukang,” katanya.

Kemudian setelah tiba didalam tambatan perahu masing-masing tim gugus mengarahkan penumpang kapal untuk ke lokasi screening. “Jadi penumpang kapal ini diarahkan ke lokasi screening yang dilakukan Puskesmas Bontoa,” sebutnya.

Usai dilakukan screening, kata dia, mereka langsung diberikan edukasi tentang isolasi di rumah masing-masing selama 14 hari.

Kedatangan mereka pun disambut Wakil Ketua DPRD Maros, AS Chaidir Syam bersama, Camat Bontoa, Kepala Desa Pajukukang, Babinsa se Kecamatan Bontoa dan Kepala Puskesmas Bontoa. (rin/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Adi Mirsan

Comment

Loading...