Satu Jenazah Covid-19 Dimakamkan di Lahan Pemprov, Massa Histeris

Dandim 1409 Gowa, Letkol Arh Muh Syuaib dan Jubir Aksi, Daeng Nyomba saling berdebat di lokasi aksi. (ishak/fajar.co.id)

FAJAR.CO.ID, GOWA- Lahan milik Pemprov Sulsel di Kabupaten Gowa yang dijadikan pemakaman khusus jenazah virus corona (Covid-19), sudah ada yang isi.

Satu jenazah yang diduga meninggal akibat virus corona telah dimakamkan di lahan tersebut. Ternyata, jenazah itu dimakamkan tanpa diketahui oleh warga sekitar.

Akibatnya, warga Kelurahan Romang Polong, Kecamatan Somba Opu menyesalkan pemakaman tanpa izin tersebut.

“Sudah ada satu jenazah yang dimakamkan di dalam kemarin malam, saat warga memang tidak ada. Cukup ini saja yang dimakamkan di sini. Kedepannya sudah cukup,” kata Juru Bicara Aksi, Daeng Nyomba di lokasi, Kamis (2/4/2020).

Aksi penolakan tersebut semakin membuat warga geram, setelah beberapa jam sebelumnya, ada empat mobil ambulans yang membawa jenazah yang diduga positif corona.

Setelah melihat mobil itu, warga pun datang berbondong-bondong membawa ban bekas dan batang pohon untuk menutup lahan milik Pemprov Sulsel tersebut. “Tadi ada empat yang datang, mau dimakamkan lagi di sini. Sudah cukup. Kami tolak itu,” tegas dia.

Daeng Nyomba sempat beradu mulut dengan Dandim 1409 Gowa, Letkol Arh Muh Syuaib. Perdebatan keduanya berlangsung selama 10 menit.

Daeng Nyomba dan Muh Syuaib bersikukuh dengan pendapatnya masing-masing. Orang nomor satu di Dandim 1409 Gowa itu memberikan pemahaman kepada juru bicara aksi tersebut, untuk bersedia memakamkan jenazah dari Kota Makassar tersebut.

Komentar

Loading...