Setiap 1 Menit 1 Penderita Corona Meninggal, Pasien Dirawat di Perpustakaan

Pasien hanya dirawat di lorong-lorong rumah sakit di Spanyol/Reuters

FAJAR.CO.ID, MADRID—Jumlah kematian akibat virus corona di Spanyol telah mencapai 8.102.  Negara ini mengkonfirmasi peningkatan kematian harian terbesar di dunia hari ini setelah 950 orang meninggal akibat Covid-19. Itu artinya terjadi satu kematian setiap 1,5 menit.

Saat ini terdapat 110.238 kasus dikonfirmasi di negara ini. Secara global, sekitar 938.000 orang kini telah didiagnosis dengan virus corona, sementara hampir 47.000 orang telah meninggal. Lebih dari 30.000 kematian itu terjadi di Eropa.

Angka kematian Spanyol sekarang dengan cepat menyusul Italia, negara yang paling parah terkena dampaknya di dunia. Di Negeri Pizza itu, hampir 12.500 orang dinyatakan telah meninggal dunia akibat virus mematikan ini.

Spanyol sudah melakukan lockdown secara nasional sejak 14 Maret. Pihak berwenang Spanyol sekarang percaya virus itu, yang pertama kali pecah di Cina pada akhir Desember, sedang mencapai puncaknya.

Unit perawatan intensif diperkirakan mendekati kapasitas di sepertiga wilayah Spanyol. Gambar mengejutkan didapat di dua rumah sakit di Madrid yang menunjukkan pasien dirawat di koridor ketika petugas medis sudah tidak punya lagi tempat tidur bagi mereka.

Ibukotanya, Madrid tetap menjadi kota yang paling terpukul oleh virus, dengan lebih dari 3.865 kematian dan hampir 30.000 kasus. Minggu ini, otoritas kesehatan Spanyol mengumumkan bahwa jumlah tempat tidur rumah sakit telah meningkat secara nasional sebesar 20%.

Tambahan 1.500 mesin ventilator juga telah diadakan. Sementara produsen lokal diminta untuk mempercepat produksi. Hotel-hotel juga telah diubah menjadi ruang pemulihan. Pusat olahraga dan perpustakaan telah diubah menjadi rumah sakit lapangan di Madrid dan Catalonia timur laut.  (amr)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Amir

Comment

Loading...