Trump Klaim Iran Rencanakan Serangan terhadap Pasukan AS di Irak

Ilustrasi Rudal Fateh-313 yang digunakan Iran menyerang Pangkalan AS di Irak beberapa waktu lalu

FAJAR.CO.ID, TEHERAN– Presiden AS Donald Trump pada pesan Twitter, Rabu, April mengklaim Iran atau penguasanya sedang merencanakan serangan terhadap pasukan AS di Irak.

“Atas informasi dan kepercayaan, Iran atau kuasanya sedang merencanakan serangan diam-diam terhadap pasukan dan / atau aset AS di Irak. Jika ini terjadi, Iran akan membayar harga yang sangat mahal, memang!,” kata Trump dalam tweetnya seperti dilaporkan iranpress, Kamis, (2/4/2020).

Trump belum menambahkan bukti tentang klaimnya. Diketahui, dalam beberapa hari terakhir, patroli pesawat tempur, helikopter, dan drone AS di Baghdad meningkat.

Perdana Menteri Sementara Irak Adil Abdul-Mahdi dalam sebuah pernyataan pada 30 Maret, mencatat bahwa ia khawatir tentang laporan penerbangan tidak sah di dekat pangkalan militer Irak. Dia juga memperingatkan apa yang disebutnya “aksi pembalasan militer tanpa izin” di negaranya dan mengutuknya terlebih dahulu.

Berbicara tentang gerakan militer AS baru-baru ini di Irak, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran juga mengatakan tindakan ini bertentangan dengan apa yang telah diratifikasi di parlemen Irak. Itu merupakan pelanggaran kedaulatan Irak. Semua gerakan ini mengancam dan membahayakan wilayah tersebut.

Menyusul pembunuhan Letnan Jenderal Qasem Soleimani dan Abu Mahdi al-Mohandis di Irak atas perintah pemerintah AS, Iran menanggapinya dengan menembakkan rudal ke sebuah pangkalan militer di mana pasukan AS ditempatkan.

Meskipun Trump mengatakan pada jam-jam setelah serangan bahwa tidak ada korban, Pentagon sejak itu mengkonfirmasi bahwa puluhan tentara menderita cedera otak traumatis dalam serangan itu. (fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hamsah Umar

Comment

Loading...