Wabah Corona, Ekonomi Sulsel 2020 Diprediksi Hanya Tumbuh 4,61 Persen

Kamis, 2 April 2020 14:08

Aktivitas jual beli di salah satu pasar tradisional di Makassar. (endra/fajar.co.id)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Pandemi wabah Covid-19 tidak hanya mengancam kesehatan tapi juga stabilitas ekonomi di Sulsel. Penurunan daya beli dan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) tak terhindarkan. Kemudian disusul dengan menurunnya pertumbuhan ekonomi.

Pemerintah Sulsel saat ini lebih banyak mengacu pada pendekatan physical distancing (jaga jarak aman). Kendati banyak pihak yang mendesak alternatif kebijakan karantina wilayah (lockdown) ditempuh oleh pemerintah demi menekan penyebaran virus corona.

Berdasarkan hasil perhitungan dan simulasi ekonomi yang dilakukan tim peneliti Logov Celebes yang menyajikan evidence dalam menakar skema physical distancing. Ditemukan bahwa, physical distancing diperkirakan akan membuat perekonomian Sulsel pada tahun 2020 hanya tumbuh menjadi 4,61 persen, lebih rendah dari tahun sebelumnya yang mencapai 6,92 persen.

Peneliti Logov Celebes, Salman Samir menjelaskan nilai ekonomi yang hilang jika dibandingkan dengan potensi perekonomian dalam kondisi normal diperkirakan mencapai Rp6,5 triliun.

“Dari sisi pengeluaran, sektor yang paling terdampak adalah sektor konsumsi rumah tangga. Penurunan ini disebabkan oleh adanya perlambatan pada aktivitas konsumsi masyarakat akibat himbuan untuk tetap di rumah,” terang Salman melalui keterangan tertulis, Kamis (2/4/2020).

Bagikan berita ini:
2
4
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar