WNI di Singapura Meninggal karena Covid-19

Ilustrasi penanganan virus corona

FAJAR.CO.ID, SINGAPURA– Singapura adalah negara yang paling sedikit jumlah kasus kematiannya akibat Covid-19 di Asia Tenggara. Namun pada Kamis (2/4), Singapura kembali melaporkan kematian pasien virus corona yang keempat. Korban jiwa adalah warga negara Indonesia (WNI) berusia 68 tahun.

Pasien pria itu meninggal karena komplikasi akibat penyakit tersebut pada pukul 06.43 pagi tadi. Kementerian Kesehatan Singapura mengungkapkan pasien memiliki riwayat diabetes dan hipertensi seperti dilansir dari Channel News Asia, Kamis (2/4).

Korban diketahui memegang izin kerja di Singapura dan diketahui sempat kembali ke Indonesia dari 20 Januari hingga 16 Maret. Pada 22 Maret, ia dirawat di Pusat Nasional untuk Penyakit Menular (NCID) dan dikonfirmasi tertular Covid-19 pada hari yang sama.

Dia berada di unit perawatan intensif mulai 26 Maret, dan mengalami komplikasi serius, akhirnya menyerah setelah tujuh hari dirawat. NCID telah melacak keluarga pria itu dan memberikan bantuan kepada mereka.

Profil pasien cocok dengan kasus 476, yang pertama kali dilaporkan oleh Kementerian Kesehatan pada 23 Maret. Hingga hari Rabu, Singapura telah melaporkan ada 1.000 kasus positif Covid-19.

Untuk diketahui, dari 4 kematian di Singapura, 3 di antaranya adalah WNI. Negara ini mengumumkan kematian pertama dan keduanya terkait dengan Coronavirus pada 21 Maret. Korban pertama adalah seorang perempuan berusia 75 tahun dan seorang pria Indonesia berusia 64 tahun.

Pada hari Minggu, seorang lelaki Singapura berusia 70 tahun menjadi orang ketiga yang meninggal akibat komplikasi akibat penyakit di Singapura. Dia memiliki riwayat hipertensi dan hiperlipidemia. (jpc/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hamsah Umar

Comment

Loading...