Batuk di Depan Polisi dan Sebut Positif Korona, Adam Mendekam di Penjara

Ilustrasi polisi Inggris saat berpatroli di tengah wabah virus Korona. Polisi Inggris menindak tegas setiap pelanggaran yang berkaitan dengan virus Korona (PA)

FAJAR.CO.ID-- Seorang pria Inggris bernama Adam Lewis, 55, harus mendekam di balik jeruji besi selama enam bulan. Dia dijatuhi hukuman penjara setelah batuk di depan polisi dan mengaku terinfeksi virus Korona.

Insiden bermula saat Lewis yang dalam kondisi mabuk dan membawa sebotol anggur berkeliaran di jalan pada Selasa (31/3). Dia kemudian dihentikan oleh seorang polisi bernama PC Lamptey. Setelah dihentikan, Lewis justru menjadi agresif hendak menyerang petugas dan sengaja batuk. Selain itu, Lewis juga mengatakan positif Covid-19 dan mengancam akan menularkannya. Lewis kemudian ditangkap oleh Lamptey yang saat itu tengah berpatroli.

Dalam persidangan, jaksa penuntut David Burns menjelaskan kronologisnya dan mendakwa Lewis sengaja mengancam petugas.

“Dia (Lewis) menggenggam sebotol anggur di tangannya dan dia bilang positif Covid-19 dan batuk di depan petugas. Hal itu yang menyebabkan PC Lamptey menangkapnya,” sebut Burns seperti dilansir Metro.

Ketika ditanya oleh Hakim Distrik John Zani apakah Lewis memiliki gejala, pengacaranya, Shan Yaqub, mengatakan kliennya tidak menunjukkan tanda-tanda virus. Hakim Zani berkata, “Ya, petugas polisi tidak tahu itu.”

Yaqub menjawab, “Tidak, saya mengatakan petugas itu tidak tahu bahwa Tuan Lewis sangat mabuk pada saat itu. Dia sudah minum beberapa hari terakhir. Dia memahami pelanggaran di kondisi saat ini sangat serius. Dia belum pulang sejak itu. Dia minum-minum. Lewis dihukum enam bulan penjara setelah mengakui serangan biasa terhadap petugas”.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Edy Arsyad


Comment

Loading...