Covid-19 Merajalela, Ini Permintaan Anies Baswedan untuk Pemerintah Pusat

Jumat, 3 April 2020 10:27

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta kepada pemerintah pusat agar tidak telat membayar tagihan BPJS kesehatan kepada rumah sakit. Hal itu sampaikannya saat melakukan teleconference bersama Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Kamis (2/4).

Anies mengatakan, saat ini ada 70 rumah sakit di Jakarta yang menangani sekitar 1.300 pasien Covid-19, baik itu pasien positif, maupun yang masih menunggu hasil tes laboratorium.

“Ada satu permintaan pak yang mungkin perlu menjadi perhatian dari pemerintah, adalah rumah sakit, banyak adalah swasta. mereka harapkan dukungan BPJS agar tidak ada keterlambatan di dalam pembayaran tagihan,” kata Anies.

Anies menyampaikan, rumah sakit ini butuh dukungan pembayaran yang tepat waktu. Mengingat manajemen keuangan mereka perlu terus dijaga. Dengan pembayaran BPJS yang tepat waktu, maka rumah sakit bisa bekerja secara optimal.

“Memastikan bahwa tidak ada keterlambatan pembayaran jadi penting sekali pak, supaya mereka tetap mau menerima kasus Covid ini,” imbuhnya.

Menanggapi itu, Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan, dalam rapat beberapa waktu lalu sudah dibahas ihwal tunggakan BPJS ini. Pemerintah menargetkan agar pembayaran ini bisa segera dilunasi kepada rumah sakit

“Itu sudah dikalkulasi. mudah-mudahan usulan tadi, supaya rumah sakit itu bisa memberikan partisipasi lebih maksimal, mudah-mudahan tunggakan-tunggakan BPJS bisa diselesaikan,” kata Ma’ruf.

Komentar


VIDEO TERKINI