Hand Sanitizer dan Disinfektan Langka, Dinkes Sulsel Sarankan Ini


FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Di tengah pandemi corona, hand sanitizer dan cairan disinfektan banyak diburu oleh masyarakat. Pasalnya kedua barang antiseptik tersebut dipercaya mampu membunuh virus dan kuman. Namun saat ini dua barang tersebut mulai langka karena tingginya daya beli masyarakat.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Sulsel,Husni Thamrin menyarankan warga agar menggunakan detergen serta cairan pel lantai untuk digunakan sebagai cairan disinfektan.

“Kalau dalam rumah tangga gunakan saja detergen yang biasa, gunakan cairan pel lantai, kemudian bisa pel lantai, lap dinding, saya kira itu sudah efektif, virus ini mati karena detergen,”ucapnya pada Fajar.co.id hari ini Jumat (3/4/2020).

Ia membeberkan, cairan disinfektan yang dibuat secara mandiri berbeda dengan cairan penghilang nyamuk DBD karena memiliki zat tersendiri.

“Beda dengan DBD itu harus ada zat khusus itu tidak mati kalau dengan sabun atau detergen,” ungkapnya.

Begitupun hand sanitizer yang banyak dicari, kata dia, cukup menggunakan sabun tanpa harus membeli dan memborong hand sanitizer.

“Dengan cara sederhana saja, kalau cuci tangan tidak perlulah hand sanitizer cukup cuci tangan dengan sabun. Sabun lebih bagus bisa membunuh dan menghilangkan virus kalau handsnaitizer itu cuma membunuh tapi tidak menghilangkan virus,”terangnya.

Huasni Thamrin berharap masyarakat mampu menggunakan bahan bahan simpel yang mudah didapatkan di rumah tanpa harus panik dan khawatir karena tidak mendapatkan hand sanitizer maupun cairan disinfektan. (anti/fajar)

KONTEN BERSPONSOR

Komentar