Horor… Mengaku Punya Ilmu Hitam, Pria Ini Tebas Leher Ponakan Hingga Putus

Terdakwa saat ditanyai hakim terkait pembunuhan sadis yang dilakukannya.

FAJAR.CO.ID, GOWA — Siapa sangka, terdakwa Haji Saju dalam kasus penggal kepala di Kabupaten Gowa rupanya bukan orang sembarangan.

Pria berusia 60 tahun itu mengaku punya ilmu. Dia pun nekat menggorok leher Sampara sampai putus.

Hal itu terungkap saat sidang yang dipimpin Henu Sista Aditya SH MH bertanya kepada terdakwa soal alasannya menggorok leher keponakannya hanya karena sengketa tanah.

“Dalam keterangan saya dengan polisi (saat proses penyidikan), saya punya ilmu. Makanya sengaja pisahkan kepala dan badan Sampara pakai parang,” kata Haji Saju, warga Kecamatan Biringbulu, Kabupaten Gowa, Kamis (2/4/2020).

Senin pagi, 11 November 2019 lalu, perkelahian keduanya tak terhindari. Keduanya tersulut emosi dan tak bisa ia tahan.

Dari hasil rekonstruksi di Polres Gowa beberapa waktu lalu, sebilah parang milik terdakwa dicabut dari pinggangnya. Sampara yang terus melawan, akhirnya tumbang dengan sekali banting oleh terdakwa.

Kemudian parang sepanjang 50 sentimeter milik terdakwa mengarah ke leher Sampara, dan mengiris lehernya. Darah milik Sampara pun bercucuran.

Kepala dan tubuh Sampara pun putus. Terdakwa yang masih memegang kepala Sampara, langsung dia buang di sekitar bebatuan dalam lahan yang sengketa itu.

Terdakwa pun pergi meninggalkan jenazah korban yang sudah tak bernyawa. Dia pun sadar, hingga menyerahkan diri ke kantor polisi terdekat. Selanjutnya, dijemput oleh petugas dari Polres Gowa. (Ishak/fajar)

Komentar

Loading...