IDP Sampaikan Kabar Gembira, 7 dari 8 PDP Luwu Utara Dinyatakan Negatif Covid-19

FOTO: HUMAS PEMKAB LUTRA

Fajar.co.id, Luwu Utara — 7 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Luwu Utara dinyatakan negatif covid-19.

Itu menjadi salah satu data yang disampaikan Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, saat mengikuti rapat via Video Conference bersama Walikota/Bupati se Sulsel yang dipimpin  Wakil Gubernur, Andi Sudirman Sulaiman, Jumat (3/4/2020).

“Kami laporkan bahwa ada 8 PDP di Luwu Utara dan hingga hari ini, alhamdulillah 7 diantaranya telah dinyatakan negatif covid-19 berdasarkan hasil laboratorium BBLK Makassar. Dari 8 ini, 2 dirawat/isolasi, dan 6 lainnya dinyatakan sehat,” kata bupati yang karib disapa IDP ini didampingi Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Luwu Utara Muslim Muchtar, Kadis Kesehatan Andi Muhammad Nasrum, dan Kepala BPKAD Baharuddin Nurdin.

Terkait dengan realokasi anggaran dan refocusing kegiatan APBD 2020, IDP membeberkan, telah menyiapkan sekira Rp. 23 Miliyar.

“Anggaran ini difokuskan untuk penanganan covid-19 dalam hal ini Dinas Kesehatan dan RSUD Andi Djemma Masamba, termasuk insentif tenaga medis yang menangani. Kemudian jaring pengaman sosial kami rencanakan untuk mengintervensi 18.181 KK yang berada di luar Data Terpadu Kesejahteraan Sosial yang diperuntukkan untuk 2 bulan. Kemudian dukungan untuk gugus tugas. Sementara bantuan dari Provinsi, kami sudah menerima 50 rapid test dan 20 VTM. Yang menjadi kendala kami juga adalah keterbatasan APD (Alat Pelindung Diri) tapi memang barangnya yang belum tersedia. Kami mohon juga VTM bisa disupport dari provinsi untuk kabupaten/kota,” terang IDP.

Sementara Juru Bicara Pemda Luwu Utara untuk percepatan penanganan covid-19, Komang Krisna yang juga mendampingi IDP pada rapat tersebut, mengonfirmasi data yang disampaikan IDP melalui update data terkini pukul 16.30 WITA.

“Dari 8 kasus, 7 dikonfirmasi negatif seperti yang telah disampaikan ibu bupati pada rapat tadi. Penambahan hasil lab tersebut atas nama IW alamat Masamba, RM asal Malangke Barat, dan IS yang berdomisili di Sabbang. Sementara untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) hingga saat ini sebanyak 79, 61 orang masih dalam pemantauan, dan 18 dinyatakan sehat. Meski begitu kami meminta pada masyarakat agar tidak memandang sebelah mata covid-19 ini dengan melakukan upaya pencegahan dan perlindungan semaksimal mungkin,” tutur Komang. (rls)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Muhammad Nursam

Comment

Loading...