Meninggal Karena Corona, Kemenag Kota Makassar : Insya Allah Syahid

Jumat, 3 April 2020 08:47
Belum ada gambar

Kepala Seksi Pendidikan Diniah dan Pondok Pesantren (PDPontren) Kementerian Agama Kota Makassar, Afdhal (Ikbal/fajar.co....

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Sebagai bentuk pencegahan penyebaran Covid-19 yang kian mewabah, Pemerintah pusat telah melakukan berbagai cara. Salah satunya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau masyarakat untuk sementara melaksanakan ibadah di rumah.

Kendati sudah diperingatkan, masih ada masyarakat yang tetap melaksanakan ibadah di Masjid.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Seksi Pendidikan Diniah dan Pondok Pesantren (PDPontren) Kementerian Agama Kota Makassar, Afdhal mengatakan, ibadah di rumah untuk saat ini jauh lebih baik demi kemaslahatan orang banyak.

Bukan hanya itu, menurutnya, salat duhur di rumah untuk mengganti salat Jumat pun sama baiknya, agar tak membahayakan orang lain.

“Ada dalam satu istilah Ushul Fiqh, bahwa menyelamatkan banyak orang itu jauh lebih berharga ketimbang kita egois lakukan ibadah secara individual,” kata Afhdal saat ditemui di Balai Mutiara Jalan Nikel, Kamis (2/4/2020).

Afdhal menambahkan, hal tersebut juga menjadi ketentuan syar’i bahwa dengan misi menyelamatkan umat itu jauh lebih mulia dan diutamakan.

“Kita lihat berbagai negara seperti Arab Saudi sendiri sudah melakukan lockdown, artinya begitu pentingnya termasuk melaksanakan ibadah umrah itu salah satu bukti bahwa keselamatan umat itu jauh lebih penting,” ucapnya.

Ia berharap, di tengah wabah Covid-19, masyarakat Makassar mampu mengambil hikmahnya, sebut saja bisa melaksanakan ibadah bersama keluarga di rumah.

Bagikan berita ini:
3
5
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar