Pemakaman Jenazah Covid-19 Pemprov Sulsel Difungsikan, Siapa Jenazah Pertama Dikubur?

Suasana pintu masuk lahan pemakaman milik Pemprov Sulsel di Kabupaten Gowa, yang diblokir oleh warga sekitar, Kamis, (2/4/2020). (ishak/fajar.co.id)

FAJAR.CO.ID, GOWA – Lahan milik Pemprov Sulsel di Kelurahan Romang Polong, Kabupaten Gowa sudah diisi oleh jenazah yang diduga positif corona.

Identitas jenazah pertama tersebut diketahui saat Dandim 1409 Gowa, Letkol Arh Muh Syuaib berdebat dengan Juru Bicara (Jubir) Aksi, Daeng Nyomba sebelum ditahan oleh aparat gabungan karena diduga provokator, Kamis, (2/4/2020) kemarin.

Di samping Syuaib, salah satu aparat menyebut, jenazah pertama yang dimakamkan disebut-sebut adalah seorang warga asal Kota Makassar.

“Umurnya 68 tahun. Jenis kelamin perempuan, warga asal Kota Makassar,” jelas salah satu aparat yang enggan identitasnya disebut.

Dari situ, warga pun akhirnya memblokir lahan milik pemprov Sulsel tersebut. Mereka serentak berteriak, jenazah yang pertama itu sudah terlanjur di makamkan.

Mereka pun menolak ada jenazah lain yang juga akan dimakamkan di pemakaman yang terletak di jalan Maccanda Raya, Kabupaten Gowa tersebut.

Pernyataan keliru pun keluar dari mulut mereka. Terutama dari Jubir dalam aksi itu. Dia mengira, virus dalam jenazah masih bisa menyebar melalui tanah, meski telah dikubur. Padahal tidak.

Pemblokiran lahan pun akhirnya bisa dibuka kembali. Setelah aparat gabungan dari Polres Gowa diback up oleh Polda Sulsel, Dandim 1409-Gowa, dan Satpol PP Gowa membubarkan paksa tindakan warga di sana. (ishak/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Adi Mirsan

Comment

Loading...