Pilihan Sulit

Jumat, 3 April 2020 08:25

Ia tidak mau banyak berdebat soal alasan. “Kurang berkah apa Masjidil Haram di Makkah. Ditutup. Kurang hebat apa para ulama di Al Azhar, Kairo, Mesir. Mereka telah berfatwa agar masjid ditutup,” kata Sukiman Azmy.

Memang Masjid Agung Surabaya tetap melaksanakan salat Jumat siang nanti. Tapi SOP-nya begitu ketat.

Ditambah rencana baru: agar masing-masing membawa sandal/sepatu yang sudah dimasukkan kantong plastik ke dalam masjid. Untuk diletakkan di sebelah masing-masing. Agar selesai salat tidak perlu bergerombol di tempat sandal.

Gereja-gereja juga sudah meliburkan kebaktian bersama di hari Minggu. Yang awalnya juga agak seret. Saya sempat mendapat kiriman video seorang pendeta yang mengajak umatnya jangan takut virus. Dengan alasan gereja itu rumah Tuhan. Kematian itu di tangan Tuhan.

Bahkan pendeta itu turun dari panggung. Berjalan menuju tempat duduk umat. “Jangan takut. Ayo kita pelukan,” katanya dalam khotbahnya.

Lalu jemaat yang di depan itu berdiri. Melayani pelukan sang pendeta.

“Ayo. Pelukan,” katanya lagi. Sambil mengajak jemaat di sebelah yang pertama untuk juga pelukan.

Begitulah seterusnya. Sampai tiga jemaat diajak pelukan.

Saya kenal pendeta itu. Saya pernah hadir di salah satu khotbahnya. Tapi saya tidak tega menegurnya via WA.

Saya pun mendengar seminggu kemudian kebaktian di gereja itu sudah ditiadakan.

Bagikan berita ini:
10
6
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar