Pimpinan KPK Minta Naik Gaji, Firli Bahuri Cs Akhirnya Akui Sempat Membahas

Jumat, 3 April 2020 22:45

KPK

FAJAR.CO.ID,JAKARTA– Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) jilid V akhirnya mengaku sempat ada pembahasan terkait Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP), terkait hak keuangan Pimpinan KPK. Pembahasan wacana kenaikan gaji Firli Bahuri Cs terjadi pada Februari 2020.

Pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK, Ali Fikri menjelaskan, usulan hak keuangan Pimpinan melalui perubahan Peraturan Pemerintah Nomor 82/2015 telah disampaikan kepada pemerintah melalui Kemenkumham oleh Pimpinan KPK jilid IV yakni, Agus Rahardjo pada 15 Juli 2019. Salah satu pertimbangannya, adalah keseimbangan dengan pimpinan lembaga negara lainnya seperti MK dan MA yang menjadi rujukan.

“Sekitar September 2019, KPK meminta pihak eksternal untuk melakukan kajian agar lebih objektif, termasuk dengan tetap melihat keseimbangan dengan penghasilan pejabat di instansi lain,” kata Ali dalam keterangannya, Jumat (3/4).

Ali menyatakan, pada periode Pimpinan KPK saat ini, pembahasan dilakukan sekitar Februari 2020 atas undangan Kementerian Hukum dan HAM. Menurutnya, KPK yang diwakili oleh Biro Hukum dan Biro SDM diundang oleh Kemenkumham untuk membahas mengenai usulan RPP tersebut, yang kemudian pihak Kementerian Hukum dan HAM menjelaskan RPP tersebut telah masuk proleg dan akan dilanjutkan pembahasannya.

Juru bicara KPK berlatar belakang jaksa ini menyebut, pada Maret 2020 sebelum isu Covid-19 merebak, pihak Kemenkumham kembali mengundang KPK, perwakilan Kemenpan RB, Setneg, dan Kemen Polhukam untuk rapat kembali membahas usulan RPP tersebut. Kemudian ditegaskan oleh pihal Kemenkumham bahwa pembahasan RPP tersebut tidak dapat dihentikan dan akan terus dilanjutkan mengingat sudah masuk program legislasi.

Bagikan berita ini:
2
5
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar