Tahanan Lapas Kelas I Makassar Bebas, Rendi: Perbanyak di Masjid

Jumat, 3 April 2020 20:57

Lapas Kelas I Makassar.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Rendi akhirnya bisa bernapas lega. Ruangan berjeruji besi yang selama jadi tempat huniannya, kini telah dia tinggalkan.

Setelah tiga tahun sebelas bulan, lelaki kemeja putih itu mendekam di Lapas Klas 1 Makassar dalam kasus kriminal yang pernah ia lakukan beberapa tahun silam.

Setelah bebas, dia tidak tidak bimbang. Keluarga Rendi sudah ada yang menjemput di luar Lapas. Dia akan kembali ke rumah keluarganya. Berkumpul dan saling bercengkrama bersama-sama.

“Saya mau pulang sama keluarga saya di Jalan Toddopuli. Saya lihat masih ada teman saya juga yang akan bebas,” katanya saat ditemui Fajar.co.id, Jumat (3/4/2020).

Semua pegawai lapas pun menyambut kebebasan Rendi. Bahkan beberapa dari petugas Rutan kaget, ternyata dia sudah tidak berurusan lagi dengan hukum.

Selama berada dalam Lapas, banyak kegiatan positif yang ia bisa kerjakan. Hal itulah yang membuat pihak Rutan mempertimbangkan Rendi untuk bisa bebas.

“Saya lebih banyak dalam masjid di Rutan. Sebenarnya saya di dalam delapan tahun. Tapi karena ada remisi, ditambah lagi ini (kebijakan pemerintah) jadinya saya dibebaskan,” tambah Rendi.

Selama dibina di dalam Lapas, semua pegawai yang menjaga sangat baik. Kata dia, semua pegawai Lapas membina warga binaan melakukan hal positif. Terutama rajin beribadah.

Bagikan berita ini:
2
9
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar