Delapan Perampok yang Bawa Kabur Emas Senilai Rp5 Miliar

Sabtu, 4 April 2020 06:00

Tersangka Aput (kiri) saat dirilis Subdit Jatantas Polda Sumsel, Jumat (3/4/2020) siang di Mapolda Sumsel. Foto: edho/su...

“Sementara Jon (DPO) menunggu di luar, Pendi (tewas ditembak) dan M Nasir (ditembak di kedua kakinya) menunggu di mobil. Tugas aku masuk sambil ngacungin pistol, tetapi sebentar-sebentar saja. Kadang aku ke dalam toko, kadang juga di luar,” beber Aput.

Sehari sebelum beraksi, Aput sempat didatangi Pendi untuk mengajaknya karena ada target. Lalu esok harinya, Aput dijemput Ali dan di dalam mobil Toyota Avanza sudah ada Pendi, Nasir, Hen, dan Umar.

“Jon sama Kai, menyusul pakai sepeda motor. Dari Tanjung Raja, kami kumpul dulu di gudang Gandus Palembang, tempat Pendi. Dan Pendi langsung ngomong merampok toko emas,” terang Aput lagi.

Dan pada Rabu (25/3/2020) sekitar pukul 01.00 WIB, pelaku berangkat ke Sungai Lilin naik mobil. Menginap di sebuah rumah makan di Kecamatan Bayung Lencir.

“Terus, Kamis (26/3) sekitar pukul 11.00 WIB, kami diarahkan sama Pendi, di SPBU tak jauh dari Pasar Sungai Lilin. “Pendi membagikan senpi, sama aku, M Ali, Hen, dan Kai. Umar dan Jon tidak pakai senjata, mungkin mereka pakai pisau,” ungkapnya.

Bagikan berita ini:
4
6
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar