Delapan Perampok yang Bawa Kabur Emas Senilai Rp5 Miliar

Sabtu, 4 April 2020 06:00

Tersangka Aput (kiri) saat dirilis Subdit Jatantas Polda Sumsel, Jumat (3/4/2020) siang di Mapolda Sumsel. Foto: edho/su...

Aput dibonceng Hen ke TKP, M Ali dibonceng Jon, Umar dan Kai juga berboncengan. Pelaku M Nasir dan Pendi menunggu di mobil tak jauh dari pasar.

“Yang masuk ke toko emas itu aku, M Ali dan Jon, sambil mengancamkan senpi. Tak lama tuh baru masuk Umar, Kai dan Hen,” katanya.

Usai merampok kemudian kembali lagi ke Palembang dengan mengendarai sepeda motor. Pendi dan Nasir naik mobil. Dalam perjalanan bertemu Umar, Kai, Hen dan M Ali. Jon tetap pakai sepeda motor.

“Kami kumpul lagi di gudang Gandus sambil bawa emas hasil rampokan. Terus Pendi, M Nasir, dan M Ali bawa emas itu ke Tanjung Raja untuk dijual,” tandas Aput.

Dan dua hari kemudian, ketiga tersangka itu, disergap Unit IV Jatanras Polda Sumsel dan Polres Muba dan Polsek Sungai Lilin saat berada di Jalintim Indralaya. Pendi dan M Ali ditembak mati, Nasir ditembak di kedua kakinya.

Barang bukti yang disita sekitar 3 kg emas, senpi rakitan, masker, dompet, mobil Toyota Avanza putih, dan motor Satria FU.

Bagikan berita ini:
1
4
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar