Fakultas Keperawatan Unhas Konversikan Relawan Covid-19 Bernilai SKS Kuliah

Sabtu, 4 April 2020 15:08

Dr. Aryanti Saleh, S.Kp., M.Si (Dekan Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin). (IST)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Sebagai respon terhadap wabah Covid-19 yang melanda Indonesia dan Sulawesi Selatan, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin terlibat aktif dalam upaya bersama untuk mengatasi pandemik.

Dalam kesempatan wawancara Sabtu (4/4/2020), Dekan Fakultas Keperawatan Unhas, Dr. Ariyanti Saleh, S.Kp.,M.Si, menjelaskan bahwa salah satu bentuk kontribusi Fakultas Keperawatan Unhas adalah dengan menurunkan tim relawan. Untuk mengapresiasi kegiatan tersebut, pihaknya mengambil kebijakan mengkonversi aktivitas relawan sebagai mata kuliah yang mempunyai bobot SKS.

“Hal ini didorong oleh dua pertimbangan, yaitu situasi sosial kemasyarakatan yang sedang dilanda wabah Covid-19 pada satu sisi, dan himbauan untuk belajar daring di sisi lain,” kata Aryanti.

Saat ini terdapat 92 mahasiswa yang sedang mengambil program profesi Ners, terdiri dari 52 mahasiswa Stase Keperawatan Komunitas, Keluarga, dan Gerontik, dan 40 mahasiswa yang akan masuk Stase Keperawatan Kesehatan Jiwa.

“Setelah berdiskusi dengan Ketua Program Studi dan Pengampu Keilmuan terkait kesesuaian capaian pembalajaran atau learning outcome (LO), kami memutuskan bahwa mahasiswa dapat tetap belajar dari rumah dan sekaligus menjadi relawan Covid-19,” kata Aryanti.

Dr. Aryanti Saleh yang juga merupakan anggota Satgas Covid-19 Provinsi Sulawesi Selatan dan Penanggung Jawab Tim Pendampingan Biopsikososial ini mengatakan bahwa mahasiswa relawan bertugas memantau, mendampingi dan mengedukasi Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Perawatan (PDP) dan Orang Tanpa Gejala (OTG) di wilayah Sulawesi Selatan.

Bagikan berita ini:
9
4
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar