Fakultas Keperawatan Unhas Konversikan Relawan Covid-19 Bernilai SKS Kuliah

Sabtu, 4 April 2020 15:08

Dr. Aryanti Saleh, S.Kp., M.Si (Dekan Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin). (IST)

“Khusus yang berada dalam Stase Keperawatan Kesehatan Jiwa maka mahasiswa akan tergabung dalam Tim Relawan Pendampingan Biopsikososial Spiritual. Keikutsertaan ini juga akan dikonversi kedalam nilai program profesi,” kata Aryanti.

Menurut Aryanti, hal ini sesuai Surat Edaran Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia (AIPNI) Nomor 465/AINEC.Ka.Sr/III/2020 tentang Proses Pembelajaran selama masa darurat pandemi Covid-19.

“Kami sangat mengapresiasi kesediaan mahasiswa untuk ikut dalam kegiatan tim relawan. Dengan terlibat disini, diharapkan dapat mencapai tujuan pembelajaran yang juga mengasah soft skill mereka untuk senantiasa berperilaku peduli dan sigap dalam melayani masyarakat,” kata Aryanti.

Pada kesempatan terpisah, Wakil Dekan Bidang Akademik, Riset dan Inovasi Fakultas Keperawatan Unhas, Rini Rachmawaty SKep PhD, menjelaskan bahwa Fakultas Keperawatan mengambil dua kebijakan akademik terkait relawan Covid-19, yaitu: dengan mengonversi kegiatan relawan Covid-19 setara dengan KKN Reguler/Profesi Kesehatan, dan Mata Kuliah Profesi Ners.

Mahasiswa Profesi Ners yang berada pada Stase Keperawatan Komunitas, Keluarga, dan Gerontik telah melakukan kegiatan relawan sebanyak 46 orang yang melakukan pemantauan, pendampingan, dan edukasi kesehatan terhadap ODP, PDP, dan OTG yang dikoordinir oleh Tim Satgas Covid-19 Unhas bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Propinsi Sulsel. Sementara 6 mahasiswa bertugas sebagai perawat pasien Covid-19 di RS Wahidin dan RS Unhas.

“Sebelum melaksanakan tugas, mahasiswa telah diberikan pelatihan yang dilaksanakan oleh Tim Satgas Covid-19 Unhas. Saya juga ikut sebagai peserta dalam pelatihan tersebut. Dalam pelatihan mahasiswa diharapkan memberikan edukasi kesehatan berdasarkan panduan Kementerian Kesehatan dan referensi terbaru lainnya,” kata Rini.

Komentar