Pembunuh Driver Online Divonis Mati, Dua Kali Bandingnya Tertolak

Sabtu, 4 April 2020 22:32

ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID — Kasus pembunuhan sopir taksi online di Kabupaten Garut, Jawa Barat kini tuntas dan terang. Mahkamah Agung (MA) menolak pengajuan banding hukuman mati dari dua terdakwa. Sehingga kedua pelaku itu tetap harus menjalani hukuman mati sesuai putusan Pengadilan Negeri Garut.

“Putusan MA bahwa keduanya tetap divonis hukuman mati,” kata Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Garut Dapot Dariarma kepada wartawan di Garut, Sabtu (4/4) seperti dikutip dari Antara.

Ia menuturkan, pelaku pembunuhan yang mendapatkan vonis hukuman mati yakni Jajang alias Keling (33) dan Doni alias Abang (33) oleh Pengadilan Negeri Garut.

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Garut, kata Dapot, memutuskan hukuman paling berat terhadap kedua terdakwa karena perbuatannya direncanakan dan tergolong sadis.

Namun kuasa hukum terdakwa menyampaikan keberatan atas putusan majelis hakim, kemudian mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi, tetapi hasilnya ditolak, lalu kembali mengajukan ke MA.

“Mengajukan banding ke MA hasilnya tetap divonis mati,” kata Dapot.

Bagikan berita ini:
4
9
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar