Pj Wali Kota: Pemakaman ODP dan PDP Disamakan dengan Jenazah Covid-19

Sabtu, 4 April 2020 20:56

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Keluarga PDP yang meninggal di RS Stella Maris, Kota Makassar, pagi tadi sempat menolak jenazah dimakamkan sesuai dengan standar WHO.

Mereka meminta jenazah PDP itu agar almarhum dimakamkan oleh pihak keluarga sendiri. Bukan oleh Gugus Tim Percepatan Penangan Covid-19 Provinsi Sulsel.

Namun, Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb, berkata lain. Dia mengatakan, seluruh pasien ODP dan PDP yang meninggal, mesti dimakamkan dengan proses pemakaman yang sama dengan jenazah positif covid yang meninggal dunia.

“Semestinya begini, ODP dan PDP, perlakuannya itu sudah perlakuan covid-19. Selama belum ada hasil(swab)nya,” katanya kepada wartawan, Sabtu (4/4/2020).

“Pemahaman masyarakat, kalau belum ada hasil (swab) positif, maka dia bukan covid. Itu yang jadi perdebatan tadi,” sambung Iqbal.

Jenazah PDP yang meninggal tersebut merupakan seorang laki-laki berusia 63 tahun. Almarhum tinggal di Jalan Rajawali, Kota Makassar.

Saat itu, pihak keluarga almarhum sangat yakin, dia meninggal akibat penyakit gula yang ia derita sejak dua tahun terakhir ini. Bukan karena terjangkit virus corona.

Dari situ, kericuhan pun terjadi di depan RS Stella Maris. Keluarga almarhum mengamuk di depan rumah sakit tersebut. Aparat TNI yang berada di lokasi, menghalau massa yang hendak masuk ke dalam rumah sakit.

Setelah dilakukan sosialisasi dengan pihak keluarga almarhum, lanjut Iqbal Suhaeb, akhirnya mereka mengerti dan bersedia jenazah almarhum dimakamkan oleh tim Gugus Percepatan sesuai standar WHO.

Komentar


VIDEO TERKINI