5 Sopir Bus Meninggal Akibat Corona, Walikota Sadiq: Tetaplah di Rumah

Minggu, 5 April 2020 21:42

Warga harus menjaga jarak di bus/Reuters

FAJAR.CO.ID—Lima sopir bus meninggal dunia setelah dinyatakan positif mengidap virus corona. Walikota London, Sadiq Khan mengatakan hidup saat ini benar-benar tergantung pada bagaimana orang-orang mengikuti aturan pemerintah untuk tinggal di rumah.

Khan mengatakan dia benar-benar bersedih dengan kematian para pengemudi tersebut. Ia menyerukan kepada masyarakat untuk tidak menggunakan transportasi umum kecuali itu benar-benar tidak dapat dihindari.

Komentar walikota itu muncul setelah serikat pekerja Unite mengumumkan kematian kelima sopir itu. Mereka menyebut hal itu sebagai  tragedi yang mengerikan. Unite menyerukan kepada pemerintah untuk menyediakan alat pelindung diri (APD) bagi pekerja transportasi di tengah pandemi.

Melalui Twitter pada hari Minggu ini, Khan menyatakan belasungkawa kepada keluarga yang harus kehilangan orang yang mereka cintai. Dia mengatakan, pekerja angkutan umum bekerja luar biasa dan melakukan upaya heroik untuk memungkinkan staf kesehatan (NHS) menyelamatkan lebih banyak nyawa.

Walikota mengatakan semua pengemudi di bus London dilindungi layar Perspex. Sementara Transport for London (TfL) telah meningkatkan langkah-langkah kebersihan dan jarak sosial di stasiun dan halte bus. Mereka juga mencegah penumpang naik di dekat pengemudi.

Menurut Khan, TfL akan terus berusaha melindungi orang-orang di transportasi umum di London dan memastikan bahkan ada tingkat perlindungan yang bagus. “Tapi kita semua harus memainkan peran kita juga dan itu berarti lebih sedikit warga London menggunakan jaringan transportasi umum. Harap ikuti aturannya. Tetap di rumah dan jangan menggunakan transportasi umum kecuali benar-benar tidak dapat dihindari,” tegasnya di Metro.

Meskipun penggunaan transportasi umum di ibukota, termasuk layanan bus dan kereta bawah tanah, turun secara dramatis sejak dimulainya lockdown di Inggris, warga masih harus diingatkan bahwa itu hanya boleh digunakan oleh pekerja yang sangat membutuhkan.

Sekretaris regional Unite, Peter Kavanagh mengatakan: “Unite akan membantu keluarga anggota kami dengan segala cara yang mungkin selama masa mengerikan ini. Petugas saya mengadakan pertemuan harian dengan TfL, mengeksplorasi peningkatan keselamatan lebih lanjut dan kami benar-benar berkomitmen untuk melakukan segala daya kami untuk membuat pengemudi bus aman.”

Unite bekerja sama TfL dan operator sudah berusaha memastikan keselamatan pengemudi dan petugas lainnya yang melakukan pekerjaan heroik demi membantu tim medis dan pekerja kesehatan lainnya ke tempat kerja mereka. Termasuk pembersihan dalam bus hingga penyediaan sanitiser tangan.

Gareth Powell, direktur pengelola TfL untuk transportasi permukaan, mengatakan: “Kami sangat sedih mendengar kepergian rekan-rekan kami baru-baru ini di industri bus. Keamanan staf dan pelanggan kami adalah prioritas mutlak kami. Pesan kami yang jelas kepada warga London sederhana – jaringan transportasi hanya untuk pekerja kritis yang perlu melakukan perjalanan yang sangat penting. Tolong, semua orang, tinggal di rumah, jangan bepergian,” tandasnya. (amr)

Komentar


VIDEO TERKINI