5 Sopir Bus Meninggal Akibat Corona, Walikota Sadiq: Tetaplah di Rumah

  • Bagikan
Warga harus menjaga jarak di bus/Reuters

FAJAR.CO.ID—Lima sopir bus meninggal dunia setelah dinyatakan positif mengidap virus corona. Walikota London, Sadiq Khan mengatakan hidup saat ini benar-benar tergantung pada bagaimana orang-orang mengikuti aturan pemerintah untuk tinggal di rumah.

Khan mengatakan dia benar-benar bersedih dengan kematian para pengemudi tersebut. Ia menyerukan kepada masyarakat untuk tidak menggunakan transportasi umum kecuali itu benar-benar tidak dapat dihindari.

Komentar walikota itu muncul setelah serikat pekerja Unite mengumumkan kematian kelima sopir itu. Mereka menyebut hal itu sebagai  tragedi yang mengerikan. Unite menyerukan kepada pemerintah untuk menyediakan alat pelindung diri (APD) bagi pekerja transportasi di tengah pandemi.

Melalui Twitter pada hari Minggu ini, Khan menyatakan belasungkawa kepada keluarga yang harus kehilangan orang yang mereka cintai. Dia mengatakan, pekerja angkutan umum bekerja luar biasa dan melakukan upaya heroik untuk memungkinkan staf kesehatan (NHS) menyelamatkan lebih banyak nyawa.

Walikota mengatakan semua pengemudi di bus London dilindungi layar Perspex. Sementara Transport for London (TfL) telah meningkatkan langkah-langkah kebersihan dan jarak sosial di stasiun dan halte bus. Mereka juga mencegah penumpang naik di dekat pengemudi.

Menurut Khan, TfL akan terus berusaha melindungi orang-orang di transportasi umum di London dan memastikan bahkan ada tingkat perlindungan yang bagus. “Tapi kita semua harus memainkan peran kita juga dan itu berarti lebih sedikit warga London menggunakan jaringan transportasi umum. Harap ikuti aturannya. Tetap di rumah dan jangan menggunakan transportasi umum kecuali benar-benar tidak dapat dihindari,” tegasnya di Metro.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan