Indonesia Berduka… Covid-19 Telah Renggut 25 Dokter, Ini Daftar Lengkapnya

Minggu, 5 April 2020 12:09

Ruang isolasi untuk penanganan pasien yang terjangkit virus corona (Ilustrasi) Foto: ANTARA/Feri Purnama

FAJAR.CO.ID — Bulan ini bisa dikata hari berkabung bagi para pejuang kesehatan. Pasalnya, covid-19 di Indonesia sudah merenggut nyawa puluhan dokter.

Para tenaga medis baik dokter maupun perawat yang berada di garda terdepan harus kehilangan nyawa. Data para dokter dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) sedikitnya sudah ada sekitar 25 dokter yang wafat.

Umumnya, mereka bukanlah dokter yang langsung menangani pasien Covid-19 di ruang isolasi. Tapi para dokter pelayanan (front liners) yang membuka praktik pribadi atau melayani pasien umum.

Misalnya ada Dokter Spesialis THT, Dokter Spesialis Ortopedi, Dokter Gigi, dan dokter umum. Mereka tentu tak langsung menangani pasien Covid-19 di ruang isolasi tapi bertemu pasien secara tak sengaja di ruang praktik mereka yang ternyata sudah tertular Covid-19. Baik tanpa gejala maupun dengan gejala tapi tak disadari.

Kondisi ini dinilai oleh Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof. Dr. dr. H. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB sebagai situasi yang terlambat. Sesama rekan sejawat, ia melihat, Indonesia terlambat mengantisipasi virus ini saat sudah masuk ke tanah air.

“Memang Indonesia termasuk terlambat. Saya juga enggak mau salahkan para dokter. Kalau kami dan saya pribadi sejak awal muncul kasus itu di Wuhan, Tiongkok, sudah menggelar berbagai seminar edukasi sejak Januari dan sudah mengantisipasi praktik dengan segala Alat Pelindung Diri (APD) dasar. Tapi kan memang banyak pasien saat ini yang tanpa gejala atau Orang Tanpa Gejala (OTG),” kata dr. Ari kepada JawaPos.com, baru-baru ini.

Komentar


VIDEO TERKINI