Istilah Physical Distancing Baiknya Disosialisasikan dengan Bahasa Daerah Agar Mudah Dipahami

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Sri Rahayu

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Sri Rahayu beranggapan sebagian masyarakat masih tabu dengan istilah Social Distancing atau Physical Distancing. Terutama masyarakat di daerah, desa maupun dusun-dusun.

Sri Rahayu mendorong pemerintah lebih giat dan komprehensif mensosialisasikan istilah tersebut guna memutus rantai kontaminasi virus corona.

Bahkan jika perlu, kata Sri, istilah Social Distance atau Physical Distance disosialisasikan dengan bahasa daerah masing-masing agar mudah dipahami masyarakat.

“Kemudian masyarakat diharapkan benar-benar memperhatikan imbuan pemerintah terkait media penyebaran virus Corona. Karena, 90 persen yang terpapar Corona karena adanya kontak langsung dengan penderita (Positif) virus Corona lantas menyentuh mata, hidung dan mulut. Padahal seharusnya mereka mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir terlebih dahulu,” terangnya melalui keterangan tertulis, Minggu (05/04/2020).

Politisi PDI Perjuangan itu juga meminta pemerintah melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, agar meningkatkan koordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk dengan asosiasi alat kesehatan dan industri farmasi, guna pemenuhan kebutuhan obat dan alat-alat kesehatan yang dibutuhkan bagi upaya deteksi, pencegahan dan respon penanganan Covid-19.

“Seperti masker, rapid test, reagen, VTM (Virus Transport Medium), Nasal Swab Dacron, dan ventilator sesuai standar yang sudah ditetapkan Kementerian Kesehatan RI dengan tetap mengutamakan pendayagunaan industri dalam negeri,” tutur Sri Rahayu.

Tak hanya itu, pemerintah juga harus melaksanaan rapid test secara masif sebagai upaya memberi perlindungan kepada seluruh tenaga kesehatan yang menjadi frontliner penanganan Covid-19.

“Pemenuhan APD dan pelaksanaan rapid test ini sangat diperlukan untuk mengetahui peta persebaran virus Corona. Di samping itu, rapid test dapat digunakan untuk tracing (menelusuri) riwayat kontak yang ada,” tegasnya. (endra/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hamsah Umar

Comment

Loading...