Korban Meninggal Catat Rekor 1.500 per Hari, Washington Perpanjang Lockdown hingga Mei

Minggu, 5 April 2020 11:44

Jumlah kasus positif corona di AS mencapai 276.995 kasus, 1.480 meninggal dan 9.772 pulih. Ilustrasi. (AFP/OSCAR DEL POZ...

FAJAR.CO.ID, WASHINGTON — – Amerika Serikat (AS) melaporkan korban meninggal akibat virus corona hampir mencapai 1.500 jiwa dalam satu hari sejak Kamis (2/4) hingga Jumat (3/4) waktu AS. Angka tersebut merupakan catatan terburuk secara global sejak pandemi tersebut terjadi.

Berdasarkan data Johns Hopkins University, 1.480 orang meninggal pada Kamis pukul 20.30 hingga Jumat waktu setempat. Angka itu menambah total kematian akibat Covid-19 di AS menjadi 7.406.

Karena makin mengganas, pemerintah AS mengumumkan masa lockdown Washington diperpanjang selama sebulan hingga 4 Mei. Hal tersebut diumumkan langsung oleh Gubernur Negara Bagian Washington Jay Inslee.

Kebijakan ekstrem yang diberi nama Tetap di Rumah, Tetap Sehat ini bertujuan mengendalikan penyebaran virus corona alias COVID-19 yang makin mengganas.

Dalam perintahnya tersebut melarang semua aktivitas berkumpul, dan menutup sementara kegiatan bisnis nonesensial.

Baca Juga: Di Israel, 7.589 Positif Corona, 42 Meninggal

Departemen Perdagangan Washington memberikan panduan dan bantuan, untuk kalangan bisnis tentang apakah bisnis mereka dapat digolongkan sebagai esensial, menurut pengumuman tersebut.

“Pemodelan epidemiologis dari Universitas Washington memperkirakan kami akan mencatatkan sedikitnya 1.400 kematian tahun ini,” jelas Inslee.

“Kami masih belum melihat jumlah total korban virus tersebut di negara bagian ini, dan pemodelan yang kami lihat bisa jauh lebih buruk jika kami tidak melanjutkan apa yang saat ini di lakukan untuk memperlambat penularan.” ungkapnya.

Komentar