Nikah Siri, Hukum, dan Kelangsungan Hidup Wanita

Minggu, 5 April 2020 21:42

Lebih dariapada itu, sebagai seorang istri, ia tidak dapat menuntut suami untuk memberikan nafkah baik lahir maupun batin. Untuk hubungan keperdataan maupun tanggung jawab sebagai seorang suami sekaligus ayah terhadap anak pun tidak ada. Seperti nasib anak hasil dari pernikahan yang dianggap nikah siri itu, akan terkatung-katung. Sebab, anak hasil dari Perkawinan Siri (Nikah Siri) ini di anggap sama halnya dengan anak diluar nikah.

Dalam hal pewarisan, anak-anak yang lahir dari istri yang dinikahi secara siri, akan sulit untuk menuntut haknya, karena tidak ada bukti yang menunjang tentang adanya hubungan hukum antara anak tersebut dengan bapaknya atau antara istri siri dengan suaminya tersebut. Sebagai seorang istri, ia tidak dapat menuntut suami untuk memberikan nafkah baik lahir maupun batin. Selain dari pada itu, tentunya berselingkuh akan menjadi hal yang wajar bagi suami dan istri tidak bisa menuntut atau melaporkannya ke pihak pengadilan apalagi meminta untuk bercerai. Yang pada akhirnya hanya menyiksa batin sih istri. Dan tentunya juga akan ada banyak kasus Poligami yang akan terjadi.

Bagikan berita ini:
7
1
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar