Peringatan Donald Trump: Akan Banyak Kematian Akibat Corona Minggu Ini

Minggu, 5 April 2020 11:03

Presiden AS Donald Trump (Reuters)

FAJAR.CO.ID, WASHINGTON—Presiden Amerika Serikat, Donald Trump memperingatkan bahwa akan ada banyak kematian akibat virus corona minggu ini. Peringatan itu ia sampaikan ketika berbicara di Gedung Putih pada hari Sabtu waktu setempat.

“Ini mungkin akan menjadi minggu yang paling sulit, antara minggu ini dan minggu depan. Sayangnya, akan ada banyak kematian. Tapi jauh lebih sedikit kematian daripada jika ini (jarak sosial) tidak dilakukan. Tetapi akan ada kematian,” katanya dikutip dari Metro.

Ia menyebut New York akan mengalmi masa-masa sangat sulit. Ketika beban paling berat itu datang, dan itu datang dengan cepat, Trump menegaskan mereka harus siap. Peringatan sang presiden sangat kontras dengan sejumlah komentar meremehkan pada tahap awal wabah ini menyebar.

Lebih dari 305.000 orang di seluruh AS telah dites positif Covid-19 hingga Sabtu malam. Sekitar 8.300 diketahui telah meninggal karena virus ini. New York sejauh ini merupakan negara yang paling terpukul akibat wabah mematikan ini.

Pada konferensi pers hari Sabtu, ahli imunologi Gedung Putih Dr Anthony Fauci menggemakan komentar Trump tentang kematian yang mulai meningkat dalam beberapa hari mendatang. Tetapi dia juga bersikeras bahwa langkah-langkah sosial dengan menjaga jarak harus membuat ribuan bisnis ditutup untuk memperlambat penyebaran virus.

Trump mengatakan, pemerintahannya terus bekerja untuk memastikan daerah yang paling parah mendapat pasokan peralatan perlindungan untuk dokter, serta ventilator untuk membantu pasien Covid-19. Ia juga menegaskan, mereka akan melakukan segala upaya melindungi warga negara Amerika.

DI hari yang sama, Gubernur New York, Andrew Cuomo mengumumkan bahwa pada hari Sabtu ada total 113.704 orang di seluruh negara bagian New York yang telah didiagnosis positif coronavirus. Total 3.565 dinyatakan meninggal di seluruh New York.

Angka itu berarti lebih banyak orang di seluruh negara bagian New York yang terbunuh oleh virus corona daripada serangan teror 9/11, yang menyebabkan 2.977 orang terbunuh di seluruh AS, termasuk 2.606 yang tewas ketika menara kembar World Trade Center dihancurkan.

Gubernur Cuomo mengatakan 15.505 orang saat ini di rumah sakit dengan Covid-19, dengan 4.126 pasien dalam perawatan intensif. Dia menambahkan bahwa 10.478 orang yang dirawat di rumah sakit telah dipulangkan, dan mengatakan bahwa sekitar dua pertiga orang yang dirawat di rumah sakit dinyatakan pulih. (amr)

Bagikan berita ini:
7
9
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar