Sapaan Awal Yosanna Laoly ke Najwa Shihab: Tunggu Dong, Seperti Apa

Minggu, 5 April 2020 19:28

Najwa Shihab (Dedi Yondra/JawaPos.com)

Selain itu, pertimbangan kemanusiaan usia di atas 60 tahun. Sebab daya imun tubuh lemah. Itu juga tidak mudah mendapatkan bebas. Menteri Yasonna menyebut pihaknya berhati-hati, namun pihak lain yaitu media tidak melakukannya.

“Kami masih exercise (usulan revisi itu). TIDAK gegabah. Beda dengan media, gegabah, berimajinasi dan provokasi.” Kata Yasonna ke Najwa.

Najwa menilai, Menteri Yasona agak berlebihan. Media sama sekali tidak berimajinasi. Sebab Pemberitaan media muncul dari rapat resmi Menkumham dengan Komisi 3 DPR melalui teleconference pada 1 april 2020.

“Semua keterangan soal usulan revisi PP No 9/2012 yang menyebut kriteria dan syarat yang memungkinkan pembebasan napi koruptor berasal dari penjelasan Menteri Yasonna sendiri dalam rapat itu.” Ungkap Najwa.

Sebelumnya, wacana pembebasan napi koruptor mendapat kritikan tajam dari Najwa Shihab. Dia menilai, Yasonna Laoly mengada-ada kebijakan di tengah pandemi corona agar tahanan korupsi bisa dibebaskan tanpa syarat.

“Alasan ini menjadi mengada-ada ketika kita bicara soal napi koruptor. Sel bagi koruptor berbeda dengan tahanan lain.” Ujar Najwa dikutip dari akun Instagram miliknya, Sabtu (4/4.)

Di mencontohkan, di Lapas Sukamiskin misalnya, satu napi koruptor satu kamar. Lengkap dengan fasilitas. “Alih-alih berdesak-desakan dengan napi lain sehingga bisa tertular corona, para koruptor di Sukamiskin bahkan ada yang bisa mandi air panas di kamar mandi pribadi dan olahraga dgn alat khusus di dalam sel eksklusif mereka.” Ungkap Najwa. (fin)

Bagikan:

Komentar