Sensus Penduduk Online Diperpanjang hingga 29 Mei

Data pergerakan sensus penduduk secara online di ruang kendali eksekutif sensus penduduk Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Jakarta. (Dery Ridwansah/ JawaPos.coom)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR-- Pengisian data sensus penduduk online yang sebelumnya diselenggarakan pada 15 Februari hingga 31 Maret, harus diperpanjang hingga 29 Mei mendatang. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel Yos Rusdiansyah membenarkan hal itu.

"Sensus Penduduk Online diperpanjang sampai 29 Mei 2020," ucapnya saat dikonfirmasi fajar.co.id, Minggu (5/4/2020).

Sensus penduduk online diperpanjang karena adanya wabah covid 19 yang mengharuskan masyarakat menerapkan social distancing atau jaga jarak. Pasalnya usai pengisian data sensus penduduk online, pihak BPS akan mendatangi rumah warga dan melakukan wawancara langsung.

Kendati demikian, Kepala Dinas Kependudukan Catatan Sipil Kota Makassar, Aryati Puspasari Abady mengatakan dengan adanya wabah covid-19 menjadi kesempatan yang tepat untuk masyarakat mengisi sensus penduduk online.

"Ini waktu yang pas untuk mengisi sensus online, apalagi di tengah wabah seperti ini, coba banyangkan kalau kita tidak sensus online dan pihak BPS datang ke rumah masyarakat untuk wawancara langsung, justru itu bisa menjadi salah satu penyebaran covid karena harus interaksi, ada kontak fisik," ungkapnya pada fajar.co.id.

"Kalaupun memang tidak bisa mengisi data secara online, bisa dengan wawancara langsung tapi dengan konsekuensi yang cukup tinggi," lanjutnya.

Diketahui target sensus penduduk online bisa menjadi 403 Kepala Keluarga (KK). Namun data BPS per tanggal 5 April 2020 capaiannya baru 88 persen.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hamsah+Umar


Comment

Loading...