Anda Wajib Tahu, Ambulans untuk Rujukan dan Jenazah Itu Berbeda

mobil ambulans

FAJAR.CO.ID, GOWA – Beberapa dari kalangan masyarakat mungkin belum tahu, fungsi dan peruntukan mobil jenazah yang ada di setiap rumah sakit.

Umumnya, masyarakat awam mengira semua ambulans yang ada sama saja. Yakni mengantar pasien dan jenazah dalam satu ambulans yang sama.

Padahal sebenarnya tidak. Humas RSUD Syekh Yusuf Gowa, H Muh Taslim mengatakan, ada dua jenis mobil ambulans yang tidak boleh bertukar fungsi dan peruntukan.

“Untuk ambulans pasien rujukan, harus selalu standby untuk merujuk pasien. Untuk jenasah juga harus standby untuk jenazah,” ujarnya kepada wartawan, Senin (6/4/2020).

Fasilitas yang berada dalam kedua jenis ambulans itu pun berbeda. Hal itu agar pasien atau jenazah bisa mendapat pelayanan medis, meski berada dalam mobil tersebut.

“Mobil rujukan dilengkapi dengan peralatan mengantar pasien yang dirujuk. Ada untuk infus dan persediaan oksigen. Tetapi mobil jenazah, tidak memakai alat-alat tersebut,” ujar Taslim.

Jika ambulans tersebut tidak digunakan sesuai dengan peruntukannya, kata dia, hal itu akan berakibat fatal pada pelayanan rumah sakit terkait.

Mobil rujukan tidak bisa di gunakan untuk jenazah. Begitupun sebaliknya. Olehnya itu, pihaknya selalu menyiapkan mobil jenazah di rumah sakit agar tidak mengganggu pasien yang dirujuk.

“Kalau pasien terlambat dirujuk karena tidak ada mobil rujukan, atau sementara dipakai mengantar jenazah, maka fatal untuk keselamatan pasien rujukan. Karena harus secepatnya mendapat penanganan,” ujarnya.

Namun RSUD Syekh Yusuf Gowa kemarin mendapat berita yang menyudutkan bagi dirinya.

Dalam video yang beredar di sosial media, pasien bernama Indra (63) meninggal dunia. Pihak rumah sakit menawarkan mobil jenazah untuk almarhum.

Hanya saja pihak keluarga almarhum menolak, karena ambulans tersebut sudah pernah mengangkut pasien virus corona.

“Mobil (ambulans jenazah) yang standby itu pernah mengangkut jenasah pasien terduga Covid seminggu yang lalu. Tetapi sudah aman untuk digunakan karena sudah dibersihkan, dan diberi disinfektan,” lanjut Taslim.

Pihak keluarga jenazah pun meminta untuk disediakan ambulans lain. Namun tak kunjung datang karena sedang mengantar jenazah lain. Karena sudah terlanjur emosi, caci maki dan keributan dari keluarga jenazah pun tak terelakkan.

Jenazah almarhum Indra berserta keluarganya pun terpaksa memesan kendaraan transportasi online, agar jenazah Indra bisa segera disemayamkan di rumah duka, Jalan Pallantikang, Kabupaten Gowa.

Kini, jenazahnya telah dimakamkan di Pekuburan Dadi, Kota Makassar. Peristiwa keributan di RSUD Syekh Yusuf soal ambulans bekas pasien virus corona pun, tak ingin ia perpanjang dan mengiklaskan semua yang telah terjadi. (Ishak/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Edy Arsyad

Comment

Loading...