Corona Hanya Satu, Tafsirannya yang Banyak

Senin, 6 April 2020 16:01

Disinilah kita bisa melihat bahwa bagaimana respon terhadap tafsiran telah melampaui bahkan mendistorsi makna sesuatu itu sendiri, demikian juga dengan tafsiran atas covid-19 hari ini. Olehnya itu perlu mendudukkan segalanya dalam kerangka ilmu yang tepat agar kita bisa menempatkan ketakutan pada posisi yang semestinya. Isitilahnya “buanglah ketakutan pada tempatnya”.

Pada posisi yang tepatlah kita bisa mengatasi masalah ini dengan tepat. Artinya sebagaimana adanya virus harus dihapapi secara proporsional. Toh saat ini kita sedang berhadapan-hadapan dengan virusnya. Tentu kita sebagai makhluk penafsir tidak bisa dinafikan kegatalan itu, hanya saja tetap penting untuk menempatkan virus sebagai fakta biologis. Seperti kerisauan tom nichols dalam the death of expertise sala-satu yang membunuh kepakaran banyaknya penafsir yang tidak jelas keilmuannya. Mengutip pernyataan yuval malam tadi “If somebody tries to convince you of a conspiracy theory about the origin and spread of coronavirus, ask them to first explain what a virus is, and how it causes disease. If they don’t have a clue, don’t trust their theory. A PhD isn’t a must – but basic biology is”.

Bagikan berita ini:
10
4
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar