Debitur Masih Kuat Bayar Angsuran Jangan Ajukan Relaksasi

Senin, 6 April 2020 17:36

ILUSTRASI. Aktivitas di Pasar Tanah Abang cukup lengang imbas wabah virus korona. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

Sementara itu, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso menyebutkan bahwa dasar kebijakan itu adalah meringankan beban perusahaan asuransi dan pemegang premi. “Makanya, perlu ada komunikasi antara perusahaan dan pemegang premi karena setiap perusahaan memiliki ketentuan masing-masing,” katanya.

Dalam konferensi virtual kemarin, Wimboh juga membahas relaksasi kredit. Dia mengimbau debitur yang masih mampu membayar angsuran pinjaman tetap memenuhi kewajibannya. Mereka diimbau tidak mengambil kesempatan dengan mengikuti program relaksasi atau keringanan kredit yang dikeluarkan otoritas.

“Yang masih mampu meski usahanya kena dampak, silakan ini bisa tetap dibayar angsurannya,” tuturnya. (jpc)

Bagikan berita ini:
9
2
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar