Ekuador Mencekam, Jenazah Pasien Covid-19 Telantar di Trotoar

Senin, 6 April 2020 11:00

Pemerintah Ekuador menyiapkan peti mati dari kardus untuk pemakaman jenazah pasien virus Korona (HANDOUT / GUAYAQUIL MAY...

“480 sertifikat kematian telah dikeluarkan sejak kemarin. Dan 150 mayat dikumpulkan setiap hari,” katanya.

Presiden Ekuador, Lenin Moreno, memprediksi 3.500 orang bisa meninggal di Guayas dalam beberapa minggu mendatang. Balai kota Guayaquil mengatakan pada Sabtu (4/4) bahwa mereka akan membagikan 2 ribu peti mati dari kardus.

“Kami menawarkan penguburan yang bermartabat kepada mereka yang meninggal selama darurat kesehatan ini,” jelasnya.

Pemerintah Ekuador telah menghadapi kritik atas penanganan Coronavirus dan kegagalan untuk menegakkan karantina secara efektif di Guayaquil ketika infeksi menyebar. Wakil presiden Ekuador, Otto Sonnenholzner, menyampaikan permintaan maaf di televisi terkait gambar-gambar mengerikan yang keluar dari Guayaquil yang memperlihatkan mayat-mayat yang dibuang di trotoar atau di luar rumah.

“Saya berusaha mengeluarkan kekuatan saya untuk menyelamatkan sebanyak mungkin nyawa. Krisis ini bukan tentang benar atau salah. Kaya atau miskin. Virus ini tidak mempedulikan agama, ras, atau status sosial. Risiko penularan dan penyebarannya sangat cepat,” tegasnya. (jpc/fajar)

Komentar