Harga Sembako Melejit, Disdag Akui Stok Mulai Langka

Bawang putih dan merah di Pasar Terong. (anti/fajar,co.id)

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Melejitnya beberapa harga bahan makanan pokok (sembako) di pasaran membuat daya beli masyarakat berkurang dan pemasukan pedagang ikut anjlok. Bawang merah dan bawang putih, dua komoditi ini menjadi salah satu bumbu dapur yang banyak dicari masyarakat.

Masita salah seorang pedagang di Pasar Terong mengaku harga bawang merah dan bawang putih cukup tinggi.

“Sekitar Rp45.000 perkilo untuk bawang putih, kalau bawang merah Rp40.000 ribu perkilo,” ucapnya pada fajar.co.id Senin (6/4/2020).

Sebelumnya harga bawang merah di pasaran berkisar Rp30.000 perkilo sementara bawang putih Rp40.000 ribu perkilo. Kenaikan harga tidak hanya terjadi pada komoditi ini, namun gula pasir yang juga dibutuhkan oleh masyarakat terlebih menjelang Ramadan memiliki harga selangit yaitu Rp18.000 dari harga eceran tertinggi Rp12.500 perkilo.

Saat dikonfirmasi, Kepala Bidang Dinas Perdagangan Kota Makassar M. Ikhsan NS tidak menampik hal tersebut. Ia mengaku kenaikan harga dikarenakan kurangnya stok dan barang mulai langka.

“Saat ini karena stok sangat kurang dan bahkan langkah,” ungkapnya.

Lebih lanjut, kata dia, kemungkinan harga akan kembali stabil ketika stok komiditi bisa normal.

“Kalau stok sudah banyak kemungkinan sudah stabil harganya,” tutupnya. (anti/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Adi Mirsan

Comment

Loading...