Hina Presiden dan Sebar Hoaks Covid-19, Polisi Ringkus 4 Orang

Senin, 6 April 2020 19:07

ILUSTRASI

Hoax yang sudah diramu itu kemudian diviralkam melalui akun media sosial dan WhatsApp grup. “Dari hasil pemeriksaan motif tersangka adalah menyebarluaskan paham yang diyakininya,” tambah Himawan.

Penyidik saat ini masih melakukan pendalaman terkait paham tersangka tersebut. Dalam kasus ini polisi mengamankan beberapa barang bukti. Di antaranya, 4 telepon genggam, 3 modem, 104 keping DVD, 11 unit hardisk, 5 memori card, 5 flashdisk, 1 laptop, 1 kamera, 2 tripod, dan 1 voice recorder.

Adapula, 2 KTP, 1 buku, 1 lampu sorot, 1 kemeja warna pink, blazer warna hitam dan 1 topi warna abu-abu yang digunakan tersangka saat membuat konten hoax yang disebarkan. Tersangka kemudian dijerat pasal 28 ayat (2) undang-undang Nomor 11 tahun 2008 tentang ITE, pasal 207 KUHP tentang penghinaan terhadap penguasa dan badan umum.

“Memudian juga ditemukan beberapa file yang ini dari hasil forensik digital tentang video-video yang mengandung unsur pornografi. Sehingga yang bersangkutan kita tambahkan pasal berlapis berkaitan dengan undang-undang pornografi,” pungkas Himawan. (jpc)

Bagikan:
4
4
10

Komentar