Kisah Pasien Corona Meninggal di Usia Muda, Ditemukan Tak Bernyawa di Tempat Tidur

Senin, 6 April 2020 15:29

Ben Luderer (kiri) semasa hidup bersama istrinya, Brandy. Ben meninggal karena Covid-19 dalam usia 30 tahun dan tak memi...

“Hari Minggu adalah hari yang menyenangkan. Ben berbicara dengan kami,” kata Brandy.

Ben sepertinya sedang dalam perjalanan menuju pemulihan. Tapi ternyata, malam itu, gejalanya muncul kembali. “Ben selalu mengatakan malam-malam itu adalah yang terburuk baginya, dia berkeringat dingin dan ketika dia berbaring dengan cara tertentu, sangat sulit baginya untuk bernapas,” kata Brandy.

Malam itu, Ben mengalami kesulitan untuk merasa nyaman. Karena Ben di kamar, dan Brandy di sofa, mereka mengirim pesan bolak-balik lewat handphone untuk berkomunikasi. Pada suatu saat, Ben mengirim sms kepada istrinya dan berkata, “Saya sedang berjuang”.

Brandy bertanya kepadanya apakah dia perlu kembali ke UGD. “Jadi, saya hanya berusaha melakukan sebanyak yang saya bisa untuk membuatnya nyaman, tenangkan napasnya,” kata Brandy.

Begitu Ben akhirnya duduk di tempat tidur, Brandy mendengarkan melalui pintu kamar. “Saya bisa mendengar dari pintu bahwa dia masih bernapas, dan saya tertidur,” katanya.

Brandy memeriksa suaminya lagi pukul 2 pagi, dan semua tampak baik-baik saja. Namun, ketika bangun pukul 6 pagi, dia menemukan suaminya yang berusia 30 tahun sudah tak bernyawa di tempat tidur.

Ben dan Brandy adalah suami dan istri paling bahagia sebelumnya. Mereka juga teman baik yang akhirnya saling mencintai. Mereka bekerja di distrik sekolah yang sama, mengemudi bareng untuk bekerja setiap hari. Brandy kini sendiri.

Komentar