Marak Penolakan Jenazah Covid-19, Polda Bentuk Tim Khusus

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan tim khusus untuk mencegah penolakan jenazah korban Covid-19 dari warga, beranggotakan personel Ditsamapta Polda Metro Jaya (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Sejumlah penolakan muncul terkait pemakaman jenazah pasien Covid-19. Itu terjadi di beberapa lokasi belakangan ini. Kondisi tersebut menjadi perhatian aparat kepolisian untuk segera diselesaikan.

Terkait hal itu, Polda Metro Jaya memutuskan membentuk tim khusus untuk mengawal prosesi pemakaman jenazah pasien Covid-19. Nantinya mereka yang akan mengawal proses pemakaman hingga tuntas.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, tim ini beranggotakan personel Ditsamapta Polda Metro Jaya. Mereka sudah dibekali pelatihan khusus supaya aman saat menjalankan tugas.

“Mereka dilengkapi alat pelindung diri yang memadai saat bertugas,” kata Yusri kepada wartawan, Senin (6/4).

Tim ini memiliki 2 tugas utama. Yakni mencegah adanya penolakan terhadap jenazah korban Covid-19 dari warga. Kemudian mengantisipasi pihak keluarga korban yang memaksakan diri mengikuti proses pemakaman yang berpotensi tinggi menularkan virus.

Pada tahap pertama, tim khusus ini akan ditempatkan di dua Tempat Pemakaman Umum (TPU) yakni TPU Tegal Alur, Jakarta Barat; dan TPU Pondok Rangon, Jakarta Timur.

“Hari ini kami sudah jalankan untuk pelaksanaan patroli dan membantu pemakaman jenazah korban Covid-19. Ini sebagai bentuk dan menunjukkan kesiapan Polri dalam mengantisipasi hal yang tidak diinginkan di kedua TPU tersebut,” tandas Yusri. (jpc/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hamsah Umar

Comment

Loading...